Dua Pencuri Spesialis Warung di Pidie Jaya Tertangkap, Aksi Terakhir Mereka Gagal Total

Zul

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 18:07 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelaku yang diketahui berinisial MA (31) dan YP (20),  saat diamankan oleh Polisi(12-11) foto.ist

Dua pelaku yang diketahui berinisial MA (31) dan YP (20), saat diamankan oleh Polisi(12-11) foto.ist

TLii >>> Meureudu — Malam yang sunyi di Gampong Tu, Kecamatan Panteraja, mendadak pecah oleh teriakan warga. Dua pria yang selama ini meresahkan pedagang kecil di Pidie Jaya akhirnya kepergok saat mencoba mengulang aksi nekat mereka. Tidak sempat kabur, keduanya ditangkap warga dibantu aparat kepolisian Polsek Meureudu pada Selasa dini hari, 11 November 2025.

 

Dua pelaku yang diketahui berinisial MA (31) dan YP (20), warga Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, selama ini dikenal lihai beraksi pada malam hari. Mereka menyelinap dari warung ke warung, membobol pintu kayu sederhana milik pedagang kecil demi sekarung hasil bumi yang kemudian dijual untuk menuruti candu sabu dan judi online.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku merusak pintu warung menggunakan obeng, tang, dan linggis. Mereka mencuri satu karung jengkol, satu karung bawang merah, dan satu karung tomat. Hasil curian dijual di pasar pagi Lueng Putu, dan uangnya digunakan untuk membeli sabu serta bermain judi online,” ujar Mahruzar dengan nada tegas.

 

Aksi pencurian yang dilakukan pada 7 Oktober 2025 itu sebenarnya sudah membuat banyak pedagang resah. Salah satunya Muhammad Nur (36), pemilik warung sayur di Gampong Rhieng Krueng, yang menjadi korban pertama. Tak disangka, sebulan kemudian, para pelaku kembali mencoba peruntungan di warung kelontong lain di Desa Tu. Namun, nasib tidak lagi berpihak kepada mereka.

 

Begitu pintu warung mulai mereka congkel, warga yang telah siaga karena curiga mendengar suara mencurigakan langsung bergerak. Polisi yang mendapat laporan cepat datang ke lokasi. Tanpa perlawanan berarti, MA dan YP pun digiring ke kantor polisi bersama barang bukti berupa linggis, tang, obeng, serta satu unit Honda Beat warna hitam yang digunakan dalam aksi mereka.

 

Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp4,2 juta, namun dampak keresahan yang mereka timbulkan jauh lebih besar dari angka itu. Dari hasil pemeriksaan, ternyata MA bukan orang baru dalam dunia kriminal. Ia merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman empat tahun penjara di Medan pada 2012 dan kembali terjerat kasus penadahan di Pidie Jaya tahun lalu.

 

Kini, keduanya harus kembali berhadapan dengan hukum. Mereka dijerat Pasal 363 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

“Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi yang baik antara warga dan aparat kepolisian di lapangan,” jelas AKP Mahruzar. Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan Polri menjadi tameng utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pidie Jaya.

 

Malam itu, ketika kedua pelaku digiring ke kantor polisi dengan tangan terborgol, suasana Gampong Tu kembali tenang. Warga berharap, ketenangan itu akan bertahan lama — tanpa lagi ada bayang-bayang pencurian yang menghantui di balik gelapnya malam. (***)

 

 

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Minta OPD Jangan Tunggu Masalah Hukum, Kedepankan Konsultasi dan Pencegahan
BUPATI PIDIE JAYA PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE-98, SEMANGAT GENERASI MUDA JADI KEKUATAN BANGKIT DARI BENCANA
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Ribuan Santri Padati Gedung MTQ Pidie Jaya, Santri MUQ Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026
Kapolres Pidie Jaya Hadiri Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Gaungkan Semangat Indonesia Emas*
PLN ULP Meureudu Sosialisasikan Promo Diskon Tambah Daya Listrik 50% Sambut HLN ke-81

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Kajari Belawan Terima Kunjungan Dandenpom I/5 Medan, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Sopir Truk dan Pengguna Jalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:33 WIB

PT Musim Mas Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Jajaran Dan Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut dan Bapas Medan Sosialisasikan Pembentukan Kelayan Binter di Kabupaten Langkat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Bangun Kebersamaan, Tumbuhkan Profesionalitas, Kalapas Perempuan Medan Beri Pengarahan kepada Peserta MagangHub Kemnaker 2026

Berita Terbaru