HGN 2025, Ada Gab “Hukum” Pemisah antara Guru dan Siswa, Kasi SMK Armansyah Barus: Tidak ada Kerenggangan Antara Guru dan Siswa

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 14:54 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang diselenggarakan di tanggal setiap 25 November merupakan penghormatan dan dedikasi kepada guru. Tetapi saat ini mengingat banyaknya kejadian yang terjadi tentang masalah guru dengan siswa yang menjadi topik nasional, yang dahulu erat kini merenggang.

Saat ini guru dan siswa tidak seerat dulu, ada gab “hukum” pemisah diantara keduanya yang membuat keduanya tidak akur lagi. Sebagai contoh guru dan siswa saling lapor di SMA Negeri 1 Kutalimbaru Deli Serdang, Siswa di kelas dipukul guru gara-gara tidur dikelas, dan sampai ada guru yang takut dipolisikan gara-gara menegur siswa, semua karena adanya hukum tersebut.

Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Siantar, Armansyah Barus mengatakan untuk di wilayahnya tidak ada gab yang memisahkan guru dan siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk di wilayah kerja saya sendiri, tidak ada gab itu, kalau ada tolong informasikan kepada saya dan sekolah mana, mungkin karena banyak laporan yang ada di media-media nasional itu, tetapi sepanjang tidak melukai fisik, itu tidak akan menjadi masalah,” ungkapnya saat di temui di kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI jalan Asahan km 3,5 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Senin, 24 November 2025.

Armansyah Barus mengatakan bahwa dia tidak setuju ada istilah gab (hukum) antara guru dan siswa, tapi mungkin ada kewas-wasan guru adalah hal yang normal. Namun bukan itu yang menjadi penyebab guru tidak memperhatikan anak.

Disinggung wartawan terkait adanya ketakutan guru menghukum siswa karena dapat membuat mereka masuk proses hukum dan dapat merenggangkan jarak antara guru dan siswa, namun hal tersebut dibantah oleh Armansyah dan mengatakan siswa dan tlguru tidak boleh ada jarak

“Yang benar itu, guru saat ini tentunya sangat berhati-hati dan mempunyai rasa kekhawatiran, itu yang benar kalau renggang tidak ya, hal itu dibuktikan guru kan setiap hari kan ada di kelas dan tetap menegur siswa, kalau tidak selesai PR pasti di tegur, kalau tidur di kelas pasti ditegur, jadi itu tidak benar ada renggang antara guru dan siswa,” jelasnya.

Dia lebih menegaskan lagi, bahwa sekarang guru sangat berhati-hati dalam bertindak terlebih menghukum siswa karena banyak informasi berita-berita nasional, sampai saat ini diwilayahnya tidak ada jarak dan tidak mengurangi tanggung jawab guru dalam proses belajar mengajar.

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya  Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Persatuan
Lantik Pejabat Eselon II, Jeffry Sentana: Tidak Ada yang Spesial, Semua Berdasarkan Kinerja
Lapas Perempuan Medan dan LPP Kerobokan Bali Berbagi Praktik Baik Pembinaan Kemandirian
Lapas Perempuan Medan Fasilitasi Bakti Sosial Pemeriksaan USG Payudara Gratis
Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Sinergitas Penegak Hukum, Kejari Aceh Timur Sambut Kapolres Baru

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

Sidang TPP Kanwil Ditjenpas Kalteng Sepakati Pemindahan 40 WBP ke Lapas Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Pekanbaru Siagakan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 19:47 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Gelar Sidang TPP untuk Usulkan Program Integrasi Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 21:22 WIB

Peduli Kesehatan Jajaran, Rutan Kelas IIB Tanjung Bagikan Vitamin untuk Cegah Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Dukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemandirian WBP, Laperdan Panen 30 Kg Ikan Lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:39 WIB

Tindaklanjuti Temuan BPK, Bapas Kelas I Palangka Raya Komitmen Tertibkan Pengelolaan BMN

Sabtu, 5 September 2026 - 21:03 WIB

Lapas Kelas IIB Singkawang Peduli, Bagikan Masker dan Vitamin untuk Dukung Tugas Petugas

Berita Terbaru