TLii | ACEH | Blangkejeren, Gayo lues — Perkuat implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan terintegrasi di sektor peternakan dan pertanian. Upaya ini merupakan manifestasi peran aktif Yonif TP 855/RD dalam mewujudkan kemandirian logistik satuan dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di wilayah penugasan. Senin (03/11/2025).
Dalam sektor pertanian, Yonif TP 855/RD melaksanakan pembukaan lahan pertanian baru yang diawali dengan peninjauan lokasi, pembersihan semak belukar, dan perataan permukaan tanah. Kegiatan ini dilakukan secara bergotong royong oleh seluruh prajurit dengan memanfaatkan lahan tidur yang tersedia di sekitar markas.
Prajurit bekerja menggunakan peralatan manual dan mesin pertanian sederhana. Semangat kebersamaan dan disiplin tinggi menjadi modal utama dalam mempercepat proses pengolahan lahan. Setelah lahan siap, komoditas pangan seperti jagung, sayuran, dan umbi-umbian akan segera ditanam guna mendukung swasembada pangan.
Sejalan dengan pertanian, satuan ini juga mengintensifkan sektor peternakan melalui perawatan dan pemberian pakan rutin pada ternak kambing. Prajurit Kompi Peternakan secara cermat memberikan pakan terukur yang terdiri dari rumput segar, konsentrat bergizi, dan jagung pilihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi kambing terpenuhi secara optimal demi menjaga kesehatan dan produktivitas ternak.
Selain pemberian pakan yang berkualitas, prajurit juga rutin membersihkan kandang secara menyeluruh dan memonitor kesehatan ternak harian. Kegiatan perawatan dan pemeliharaan ternak kambing, sapi, dan ayam ini bertujuan ganda: menunjang kesejahteraan prajurit dengan sumber protein internal dan memberikan contoh positif kepada masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya alam.
Melalui sinergi antara pembukaan lahan pertanian yang produktif dan manajemen peternakan yang higienis dan terukur, Yonif TP 855/RD berkomitmen penuh untuk terus mengembangkan sektor pangan. Upaya ini tidak hanya memperkuat ketersediaan bahan pangan yang stabil.
RAKSAKA DHARMA — Berani, Benar, Setia.


































