Baru Dikerjakan, Proyek Pemeliharaan Jalan Stasiun Sunggal Rp1,3 Miliar Sudah Retak dan Rusak

H²

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:35 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | Deli Serdang
Pelaksanaan proyek pemeliharaan berkala Ruas Jalan Stasiun, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, yang baru beberapa waktu lalu selesai dikerjakan oleh pihak rekanan, kini sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kondisi tersebut terpantau di sejumlah titik badan jalan, Rabu (31/12/2025).

Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp1,3 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025, melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), dinilai terkesan sia-sia. Buruknya kualitas hasil pekerjaan menjadi pergunjingan di tengah masyarakat setempat.
Warga menilai lemahnya pengawasan dari pihak dinas serta masih berlakunya pola laporan asal bapak senang diduga menjadi penyebab vendor pelaksana tidak bekerja sesuai standar teknis yang seharusnya. Akibatnya, mutu pekerjaan dinilai jauh dari harapan.

Plang info proyek yang tidak menampilkan volume berupa Panjang, Lebar serta ketebalan Jalan

Anehnya lagi, meskipun proyek tersebut masih terbilang baru, kerusakan berupa retakan memanjang, pengelupasan lapisan aspal, hingga tambalan yang tidak menyatu dengan badan jalan utama sudah tampak jelas di beberapa titik. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja. “Baru juga selesai dikerjakan, tapi sudah retak di mana-mana. Kalau memang bahannya bagus dan sesuai spek, tidak mungkin secepat ini rusak,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Ironisnya, kondisi tersebut terkesan dibiarkan tanpa adanya perbaikan lanjutan maupun tindakan tegas dari pihak terkait. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya Dinas SDABMBK, agar turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sebenarnya. Mereka meminta agar pemerintah tidak hanya bergantung pada laporan administratif dari kontraktor, melainkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan fisik.

Foto istimewa: Retak dan mengelupas

Masyarakat menegaskan bahwa proyek infrastruktur dibiayai dari uang rakyat, sehingga pelaksanaannya harus transparan, berkualitas, dan tepat sasaran. Mereka menolak keras jika dana besar yang dikucurkan justru tidak memberikan manfaat nyata bagi warga, serta meminta agar dinas terkait berani bersikap tegas dengan memberikan sanksi jelas kepada kontraktor yang dinilai lalai atau nakal.
Selain itu, sulitnya memperoleh informasi terkait kegiatan proyek. Baik pihak PPTK maupun pelaksana kegiatan kerap menghindar saat hendak dikonfirmasi. Di lapangan, awak media sering kali hanya menemui mandor pekerja yang mengaku tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, tanggapan dan keterangan resmi dari pihak Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang, termasuk pimpinan Janso Sipahutar, maupun dari pihak pelaksana pekerjaan, belum berhasil diperoleh.

Tim Redaksi.

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya  Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Persatuan
Lantik Pejabat Eselon II, Jeffry Sentana: Tidak Ada yang Spesial, Semua Berdasarkan Kinerja
Lapas Perempuan Medan dan LPP Kerobokan Bali Berbagi Praktik Baik Pembinaan Kemandirian
Lapas Perempuan Medan Fasilitasi Bakti Sosial Pemeriksaan USG Payudara Gratis
Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Sinergitas Penegak Hukum, Kejari Aceh Timur Sambut Kapolres Baru

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

Sidang TPP Kanwil Ditjenpas Kalteng Sepakati Pemindahan 40 WBP ke Lapas Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Pekanbaru Siagakan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 19:47 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Gelar Sidang TPP untuk Usulkan Program Integrasi Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 21:22 WIB

Peduli Kesehatan Jajaran, Rutan Kelas IIB Tanjung Bagikan Vitamin untuk Cegah Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Dukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemandirian WBP, Laperdan Panen 30 Kg Ikan Lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:39 WIB

Tindaklanjuti Temuan BPK, Bapas Kelas I Palangka Raya Komitmen Tertibkan Pengelolaan BMN

Sabtu, 5 September 2026 - 21:03 WIB

Lapas Kelas IIB Singkawang Peduli, Bagikan Masker dan Vitamin untuk Dukung Tugas Petugas

Berita Terbaru