Terisolir dari Dua Arah, Warga Desa Setul Gayo Lues Kesulitan Sembako Pasca Bencana 26 November 2025

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:37 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | GAYO LUES | BLANGKEJEREN —

Gayo Lues – Sudah lebih dari satu bulan pasca bencana alam yang melanda wilayah Gayo Lues pada 26 November 2025, Desa Setul, Kecamatan Tripe Jaya, masih berada dalam kondisi terisolir. Meski tidak masuk kategori titik bencana utama, desa ini mengalami dampak serius akibat terputusnya akses jalan dari dua arah sekaligus.

Akses menuju Desa Setul dari arah Kampung Uyem Beriring tergerus longsor, sementara jalur alternatif dari arah Rerebe tertimbun material longsoran. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan keluar masuk desa, terutama untuk memperoleh sembako, kebutuhan harian, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak jalan terputus, kami harus memikul barang dengan berjalan kaki. Harga sembako ikut naik karena sulitnya akses,” ungkap salah seorang warga Desa Setul.

Keterisolasian ini dirasakan hampir seluruh warga. Anak-anak kesulitan bersekolah, warga yang sakit terkendala dirujuk, dan aktivitas pertanian tidak berjalan normal karena hasil panen tidak dapat dipasarkan.

Warga berharap adanya perhatian dan solusi konkret, seperti pembukaan jalan darurat sementara, penyaluran bantuan logistik, serta peninjauan langsung dari pihak terkait agar Desa Setul dapat kembali terhubung dengan wilayah lain.

Meski hanya berstatus sebagai desa terdampak, kondisi yang dialami warga Desa Setul menunjukkan bahwa dampak bencana tidak selalu berupa kerusakan rumah, namun juga keterputusan akses yang melumpuhkan kehidupan sehari-hari.

“Yang kami harapkan bukan janji, tapi jalan sementara agar kami bisa kembali beraktivitas,” ujar warga lainnya.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat segera mengambil langkah penanganan agar keterisolasian Desa Setul tidak berlarut-larut dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

(Wiraepick)

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan
Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Zero Narkoba”, Lapas Perempuan Pekanbaru Pastikan Pegawai dan WBP Bersih Lewat Tes Urine

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Prestasi WBP”, Lapas Perempuan Pekanbaru Tutup PORSENAP dengan Pembagian Hadiah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Dukung Program Akselerasi, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan Pertanian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Lapas Perempuan Pekanbaru: Momentum Perbaiki Diri dan Perkuat Iman WBP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Panen Hasil Kerja Keras, Warga Binaan Lapas Perempuan Pekanbaru Buktikan Semangat Kemandirian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Rumah Gizi Lapas Perempuan Pekanbaru Jadi Ruang Edukasi dan Perlindungan Anak Warga Binaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Melalui Panen Kangkung, Lapas Perempuan Pekanbaru Bekali WBP Keterampilan dan Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB