
Blangkejeren — Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menunjukkan komitmen nyata dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang dengan membangun empat unit jembatan gantung di sejumlah desa Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Di bawah komando Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., jajaran Polres turun langsung ke lapangan mendampingi masyarakat dalam proses pembangunan jembatan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah warga menjadi simbol empati sekaligus wujud peran aktif Polri dalam membantu masyarakat di masa sulit.

Didampingi Kasatreskrim Polres Gayo Lues IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., AKBP Hyrowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini terhambat aktivitas sosial dan ekonomi akibat terputusnya akses penyeberangan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Apa yang dirasakan warga juga menjadi tanggung jawab kami,” ujar AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga.

Di lapangan, Kapolres tampak berbaur dengan masyarakat, menyapa warga, serta memantau langsung progres pembangunan jembatan. Kehadiran tersebut memberikan motivasi bagi personel Polri dan masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pekerjaan.
Pembangunan jembatan gantung di Desa Pungke Jaya dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK., bersama personel Satreskrim dan warga setempat. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak parah akibat banjir bandang.

Sementara itu, di Desa Jeret Onom, pembangunan jembatan dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi, S.H., dengan melibatkan personel kepolisian dan masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama warga.
Adapun pembangunan jembatan gantung di Desa Gumpang Lempuh dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., bersama Bripka TM Saputra serta personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Kolaborasi lintas satuan ini menunjukkan soliditas Polri dalam mendukung pemulihan infrastruktur desa.
Selain tiga jembatan yang sedang dibangun, Polres Gayo Lues juga merencanakan pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa. Pembangunan tersebut akan dilakukan oleh personel gabungan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
Langkah cepat dan keterlibatan langsung Kapolres Gayo Lues mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polri yang tidak hanya hadir dalam aspek pengamanan, tetapi juga aktif membantu pemulihan pascabencana.
Diharapkan, dengan terbangunnya jembatan-jembatan gantung tersebut, akses transportasi masyarakat kembali normal, roda perekonomian desa dapat bergerak kembali, serta hubungan antara Polri dan masyarakat semakin kuat.
Humas Polres Gayo Lues





























