Mahasiswa FUAD IAIN Langsa membersihkan Museum Kota Langsa dalam rangka Pelestarian Cagar Budaya Pascabencana, (Foto : Istimewa).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI | LANGSA
Kota Langsa – Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menunjukkan kepedulian akademik dan sosial dengan mendukung Pemerintah Kota Langsa dalam upaya pelestarian cagar budaya pascabencana banjir bandang tahun 2025.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan gotong royong pembersihan museum dan situs cagar budaya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Jum’at 2 Januari 2026 di Museum Kota Langsa.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kerusakan signifikan yang dialami sejumlah bangunan dan koleksi cagar budaya di Kota Langsa akibat bencana alam. Mahasiswa FUAD IAIN Langsa bersama komunitas Rumah Sejarah Kota Langsa terlibat langsung dalam kerja lapangan sekaligus melakukan pengumpulan data akademik sebagai bagian dari kajian dampak banjir bandang Aceh dan Sumatera terhadap warisan sejarah dan kebudayaan.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan oleh Dr. Sumiyati, S.Pd., M.Si. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam pelestarian cagar budaya merupakan langkah strategis dalam menjaga kesinambungan sejarah dan identitas lokal.
Menurutnya, sekitar 93 persen koleksi museum dan situs cagar budaya di Kota Langsa mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang, sehingga memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Republik Indonesia, khususnya di bidang kebudayaan, untuk proses rekonstruksi dan perlindungan berkelanjutan.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Dekan III FUAD IAIN Langsa, Dr. Danil Putra Arisandy, M.Kom.I, Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta implementasi nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tingg. FUAD IAIN Langsa, lanjutnya, akan terus mendorong peran aktif mahasiswa dalam isu sosial, sejarah, dan kebudayaan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Bobby Edwin, ST, menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi antara pemerintah daerah dan civitas akademika.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Langsa Saifullah, M.Pd, yang menilai kegiatan gotong royong ini sebagai langkah awal penting dalam pemulihan cagar budaya pascabencana.
Melalui kegiatan tersebut, FUAD IAIN Langsa menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Langsa dalam upaya pemulihan museum dan situs cagar budaya. Upaya kolektif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan warisan sejarah dan kebudayaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya pascabencana banjir bandang Aceh dan Sumatera tahun 2025.



























