
ACEH TIMUR- 18 Februari 2026 _ Kegiatan pembagian daging sapi kepada warga Desa Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari, berlangsung lancar pada Rabu pagi pukul 08.00 WIB. Pembagian dilakukan di depan Meunasah Desa Grong-Grong, melibatkan seluruh warga dari tiga dusun yang ada di desa tersebut.
Sebanyak 77 kilogram daging sapi didistribusikan kepada 210 kepala keluarga, dengan masing-masing rumah memperoleh 0,5 kilogram daging. Proses penyaluran dipimpin oleh Kepala Dusun, yang dibantu perangkat desa lainnya. Kegiatan ini turut diawasi langsung oleh Geusyiek Desa Grong-Grong, Hamdani Abdullah, demi memastikan pendistribusian berjalan tertib dan sesuai data penerima.
Warga terlihat mengantre secara teratur di dusun masing-masing. Suasana tetap kondusif meskipun desa sedang terdampak banjir, yang beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas masyarakat.
Di tengah antrean, sejumlah warga menyampaikan rasa syukur atas bantuan daging ini. Mereka mengaku pembagian tersebut sangat membantu kebutuhan konsumsi ketika akses pangan terbatas akibat banjir.
Warga Grong-Grong Bersyukur, Meski Desa Lain Mengeluh Kondisi Sapi yang Kurang Gizi.
Menariknya, di tengah pembagian daging untuk tradisi meugang tahun ini, sejumlah desa lain di wilayah sekitar dilaporkan mengeluhkan kondisi sapi yang disebut sangat kekurangan gizi. Namun demikian, warga Desa Grong-Grong menegaskan bahwa mereka sangat bersyukur atas bantuan yang disalurkan pemerintah pusat.
“Walaupun banyak masyarakat dari desa lain mengeluh tentang kondisi sapi yang kurang gizi, kami warga Grong-Grong justru sangat berterima kasih atas pemberian dari Presiden RI yang disalurkan melalui Pemerintah Daerah Aceh Timur,” ujar salah satu warga saat ditemui di lokasi pembagian.
Masyarakat juga menyampaikan apresiasi khusus terhadap Bupati Aceh Timur, yang dinilai telah bekerja keras mencari dan menyediakan sapi demi terlaksananya tradisi meugang yang sangat melekat bagi masyarakat Aceh, khususnya di wilayah timur.
“Kami sangat menghargai upaya Bupati Aceh Timur yang berusaha semaksimal mungkin menyediakan sapi untuk tradisi megang rakyat Aceh Timur tercinta,” tambah warga lainnya.
Kegiatan Berjalan Tertib dan Penuh Kekeluargaan
Proses pembagian yang berlangsung di tiga dusun tersebut berjalan aman, tenteram, dan penuh kekeluargaan. Pemerintah desa menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga di tengah situasi darurat banjir.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan dengan baik. Semoga daging ini bisa membantu kebutuhan warga selama masa sulit ini,” kata perangkat desa yang bertugas.
Dengan selesainya kegiatan pembagian daging sapi ini, pemerintah desa menegaskan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga kondisi kembali pulih sepenuhnya.


































