Presiden PKS Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:07 WIB

50176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden PKS Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Presiden PKS Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

TLII>>Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf menghadiri kegiatan “Meugang” PKS bersama penyintas banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Ahad (15/2/2026).

Kehadiran Presiden PKS tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.

Presiden PKS Meugang Bersama Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Tradisi meugang yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian sosial dimanfaatkan sebagai momentum untuk berbagi dengan warga penyintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi Meugang merupakan warisan budaya Aceh yang sudah turun temurun dimana masyarakat Aceh membeli dan menyantap daging bersama keluarga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu Bendahara Umum DPP PKS Noerhadi, anggota DPR RI Fraksi PKS Ismail Bachtiar, Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar, jajaran DPTW PKS Aceh, Ketua DPD PKS Aceh Tamiang Dedi Suriahnsyah, serta para pengurus dan kader lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Almuzzammil Yusuf menyampaikan komitmen partainya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di sejumlah daerah lain yang terjadi musibah akhir tahun 2025 lalu seperti Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh Aleg dan pejabat publik PKS untuk berkontribusi maksimal dalam membantu korban banjir. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Almuzzammil dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS secara simbolis menyerahkan sebanyak 684 paket bantuan kepada para penyintas banjir.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya bangkit pascabencana.

“Meskipun dalam kondisi yang belum stabil seperti saat ini, namun ada nilai-nilai budaya yang tetap dijaga oleh masyarakat Aceh yaitu Makan daging bersama menyambut bulan suci Ramadhan, maka kita hadir membersamai masyarakat Aceh,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar mengatakan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian PKS terhadap masyarakat Aceh khususnya yang terdampak banjir, Presiden PKS Almuzzammil sendiri sudah dua kali turun langsung ke Aceh Tamiang.

“Sebelumnya pada 13 Desember 2025, beliau juga sudah turun langsung meninjau kondisi pascabanjir dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, bahkan beliau menginap bersama korban banjir Aceh Tamiang,” ujar Ismunandar.

Pada kesempatan itu Ismunandar juga menegaskan bahwa kegiatan meugang bersama ini sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk terus membersamai masyarakat, terutama dalam situasi sulit, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah musibah.

“Semoga masyarakat Aceh khususnya korban banjir tetap bisa menjalankan ibadah puasa tahun ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya meskipun dalam kondisi serba kekurangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:41 WIB

Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:52 WIB

Hubungan Parasosial di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:43 WIB

Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:14 WIB

DAMPAK SMARTPHONE TERHADAP FOKUS BELAJAR MAHASISWA

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:05 WIB

Dua Sisi Mata Uang Media Sosial: Lebih Bermanfaat atau Berbahaya?

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:56 WIB

Pernikahan Dini Langgar Hak Anak

Berita Terbaru