30 Anak Kurang Mampu dan Korban Banjir di Pidie Jaya Ikuti Khitanan Massal Gratis

ZULKARNAINI

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

50348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii..PIDIE JAYA – Sebanyak 30 anak dari keluarga kurang mampu, termasuk korban banjir bandang yang melanda wilayah Pidie Jaya, mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar di Klinik Berkah Ibu Ulim, Senin (2/3/2026).

Kegiatan sosial ini diprakarsai oleh Aipda Jonni Rahmad, yang akrab disapa MASJHON, personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pidie Jaya. Aksi kemanusiaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukannya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir bandang yang sebelumnya menerjang Kecamatan Ulim dan sekitarnya tidak hanya menyebabkan kerusakan materiil, tetapi juga menambah beban psikologis dan ekonomi warga. Banyak keluarga terdampak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk biaya khitan bagi anak-anak mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya anak-anak kurang mampu dan korban bencana. Kami berharap khitanan massal ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak,” ujar Aipda Jonni Rahmad di sela kegiatan.

Pelaksanaan khitanan massal berlangsung sejak pagi hari dan berjalan lancar serta tertib. Para peserta, yang didampingi orang tua masing-masing, mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani tindakan medis.

Seluruh proses khitan dilakukan oleh tim medis profesional dari Klinik Berkah Ibu Ulim yang dipimpin dr. Umardani, S.PoG.

“Kami mendukung penuh inisiatif Pak Jonni. Ini kegiatan mulia yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tim kami menerjunkan tenaga medis berpengalaman untuk memastikan proses berjalan aman dan nyaman bagi anak-anak,” ungkap dr. Umardani.

Selain layanan khitan gratis, para peserta juga menerima paket bantuan berupa obat-obatan pascakhitan dan kain sarung untuk membantu proses pemulihan. Bantuan tersebut disambut haru oleh para orang tua.

Keuchik Gampong Rhedeup, Kecamatan Panteraja, Junaidi A. Samad (60), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut sebagian besar peserta merupakan anak yatim, piatu, fakir miskin, serta korban banjir yang rumahnya sempat terendam dan mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah, warga kami sangat terbantu. Dalam kondisi ekonomi sulit pascabanjir, kami belum mampu mengkhitankan anak-anak. Terima kasih kepada Pak Jonni dan semua pihak yang peduli. Semoga kebaikan ini dibalas Allah SWT,” tuturnya haru.

Kegiatan khitanan massal ini menjadi simbol kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung yang peduli terhadap kesulitan warga. Aipda Jonni Rahmad berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi personel kepolisian lainnya untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berita Terkait

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai
Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Berita Terbaru