Pemkab Aceh Besar Salurkan Daging Sapi Bantuan Presiden untuk 905 KK Terdampak Bencana

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:28 WIB

50110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bantuan Daging Meugang  yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto itu didistribusikan kepada 905 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 49 gampong dalam 10 kecamatan.

TIMELINES iNEWS Investigasi | Kota Jantho | ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menyalurkan bantuan daging sapi kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan Daging Meugang  yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto itu didistribusikan kepada 905 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 49 gampong dalam 10 kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, yang mewakili Bupati Aceh Besar.

Prosesi tersebut berlangsung di Pos Induk Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Kamis (19/03/2026).

Bantuan kemudian disalurkan melalui para camat di masing-masing wilayah terdampak, termasuk Camat Krueng Barona Jaya, Sayusi, SE.

Bantuan ini diberikan sebagai respons atas bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025, yang berdampak pada sejumlah wilayah di Aceh Besar.

Pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi, khususnya menjelang tradisi megang, yakni tradisi masyarakat Aceh menyambut hari besar keagamaan dengan mengonsumsi daging.

Ridwan Jamil menjelaskan, proses distribusi bantuan melibatkan para camat agar penyaluran dapat berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kita menyalurkan daging sapi bantuan Bapak Presiden untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi. Tegas Ridwan

Mudah-mudahan bantuan ini membawa berkah, apalagi menjelang hari megang.

Penyaluran juga dibantu oleh para camat agar lebih mudah dan cepat,” ujar Ridwan.

Sebanyak 10 kecamatan yang menerima bantuan tersebut meliputi:

1.Indrapuri,

2.Seulimeum,

3.Darul Kamal,

4.Blang Bintang,

5.Ingin Jaya,

6.Peukan Bada,

7.Kuta Baro,

8.Darul Imarah,

9.Kuta Malaka, dan

10.Krueng Barona Jaya.

Dari keseluruhan wilayah tersebut, jumlah penerima bantuan bervariasi sesuai tingkat dampak yang dirasakan masyarakat.

Kecamatan Ingin Jaya tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni mencapai 325 KK. Sementara itu, Kecamatan Kuta Malaka menjadi wilayah dengan jumlah penerima paling sedikit, yakni hanya 1 KK.

Perbedaan ini mencerminkan tingkat dampak bencana yang tidak merata di setiap kecamatan.
Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, menyampaikan bahwa di wilayahnya terdapat 133 KK terdampak yang menerima bantuan tersebut.

Ia mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerahnya.

“Atas nama masyarakat terdampak, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu warga kami,” ujarnya.

Pemkab Aceh Besar berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah situasi pascabencana.

Pemerintah juga terus berupaya melakukan pemulihan dan penanganan lanjutan bagi warga yang masih merasakan dampak bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparatur kecamatan,

diharapkan proses penyaluran bantuan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. [Yahbit]

Berita Terkait

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat Setelah Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Bocah 9 Tahun yang Terseret Arus di Pantai Pulau Kapok Lhoknga Ditemukan Meninggal Dunia
Terseret Ombak Saat Memancing di Pulo Aceh, Ahmat Talha Reza Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Pencarian
Remaja Pulo Aceh Terseret Ombak Saat Memancing, Tim SAR dan Warga Lakukan Pencarian
Rumah Zakat Salurkan 2 Hewan Qurban di Desa Berdaya Ateuk Lamphang, Wujudkan “Desaku Berqurban
Semangat Berqurban, Warga Pagar Air Bagikan Ribuan Paket Daging Qurban

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:25 WIB

Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin untuk Tingkatkan Profesionalisme Pegawai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Dan Nyaman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pisah Sambut di Aula Jayang Tingang, I Putu Murdiana Pamitan Tugas ke Papua, Hensah Pimpin Ditjenpas Kalteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:49 WIB

Theo Adrianus: Pembimbingan Kemandirian Jadi Bukti Klien Pemasyarakatan Bisa Berubah Lebih Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bentuk Apresiasi Kinerja, Bapas Palangka Raya Anugerahi Silvia Sebagai Pegawai Teladan Triwulan II 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:11 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Penguatan Kehumasan untuk Perkuat Citra Positif Institusi Di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PK Bapas Palangka Raya Laksanakan Litmas ABH Tahap Penyidikan Di Polda Kalteng

Berita Terbaru