TLii | SUMUT KAPOLRESTABES MEDAN
15/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkap fakta awal dalam kasus penemuan jasad seorang wanita muda di dalam boks kontainer yang menggegerkan warga di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui berinisial RS (19). Sementara dua orang yang telah diamankan polisi masing-masing berinisial SA (19) dan SHR (19). Menurut polisi, korban dan para pelaku tidak saling mengenal sebelumnya.
Kapolrestabes Medan menjelaskan bahwa dari dua orang yang diamankan, hanya satu orang yang diduga sebagai pelaku utama pembunuhan. Sedangkan satu pelaku lainnya diduga hanya membantu membuang jasad korban setelah kejadian.
“Korban dan pelaku tidak saling kenal. Pelakunya ada dua orang, tetapi pelaku utama hanya satu orang,” ujar Calvijn saat prarekonstruksi di salah satu penginapan yang menjadi lokasi pembunuhan di Jalan Menteng 7 Gang Kenanga, Jumat (13/3/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian masih belum mengungkap motif pembunuhan tersebut. Mantan Dirresnarkoba Polda Sumatera Utara itu menyebutkan bahwa motif dan perkembangan lanjutan kasus akan disampaikan kepada publik dalam konferensi pers.
“Besok saya akan menjelaskan motifnya dan kelanjutannya pada saat konferensi pers,” tambahnya.
Sebelumnya, warga di kawasan Jalan Menteng 7 Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sebuah boks kontainer pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kecurigaan warga bermula ketika melihat dua pria yang mengenakan seragam ojek online membuang boks tersebut di pinggir sungai. Awalnya warga mengira boks tersebut hanyalah barang bekas yang bisa dimanfaatkan.
“Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online. Warga sempat ingin mengambil boks itu untuk keperluan rumah tangga. Dikira sampah, ternyata setelah dibuka ada mayat di dalamnya,” ujar Bambang S, salah seorang saksi mata.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan dan pihak kepolisian setempat. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban.
Sempat beredar kabar bahwa jasad korban merupakan korban mutilasi. Namun, polisi memastikan informasi tersebut tidak benar.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, menegaskan bahwa kondisi jenazah korban masih dalam keadaan utuh.
“Kami menindaklanjuti dan mengembangkan penyelidikan. Tidak ada mutilasi, mayat masih dalam kondisi utuh,” tegasnya.
(***)


































