Generasi Muda Wajib Tahu! Abu Siwah Ungkap Pentingnya Deep Breathing

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 10:11 WIB

50436 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii|Aceh|Lhokseumawe — Di tengah tekanan hidup modern yang kian kompleks, mulai dari tuntutan akademik, derasnya arus media sosial hingga minimnya aktivitas fisik, latihan pernapasan dalam atau deep breathing dinilai menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda. Teknik sederhana ini kini tidak lagi sekadar metode relaksasi, melainkan bagian penting dalam menjaga keseimbangan mental, kesehatan tubuh, hingga performa olahraga. ( Rabu /08/2026)

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Bimpres Muaythai Aceh sekaligus Ketua Dewan Pendekar Silet Tradisional Aceh, Abu Siwah dalam sesi pembinaan yang digelar pada Rabu sore, di markas Alam siwah Busoe Muay Thai Busoe Tok pase Gampong Keude Aceh kota Lhokseumawe.

 

 

Dari perspektif psikologi, deep breathing terbukti mampu menekan tingkat stres dan kecemasan yang kerap menghantui kalangan remaja. Aktivasi sistem saraf parasimpatik melalui teknik ini membantu tubuh masuk ke kondisi lebih tenang, sehingga pikiran menjadi lebih fokus dan emosi lebih terkontrol—sebuah kemampuan penting di era digital yang penuh distraksi ( Buyar Fokus).

 

 

Secara medis, pernapasan dalam juga memberi dampak signifikan terhadap fungsi tubuh. Teknik ini membantu menurunkan hormon stres seperti kortisol, menstabilkan tekanan darah dan detak jantung, serta meningkatkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan imunitas tubuh dari segala serangan wabah penyakit.

 

Dalam jangka panjang, metode ini juga berkontribusi mencegah gangguan seperti hipertensi hingga kelelahan kronis (burnout).

Dalam dunia olahraga, kontrol napas merupakan fondasi utama performa atlet.

 

 

Pernapasan yang teratur serta dalam mampu meningkatkan daya tahan, menjaga efisiensi energi, serta mempercepat pemulihan pasca latihan. Hampir seluruh cabang olahraga, termasuk bela diri, menjadikan teknik napas sebagai bagian inti latihan.

 

 

“Pernapasan itu bukan sekadar tarik dan buang napas. Ini adalah kunci kendali diri.

Dalam bela diri, siapa yang mampu mengatur napasnya, dia mampu mengatur emosinya, tenaganya, bahkan pikirannya. Generasi muda harus memahami ini sejak dini,” ujar Abu Siwah.

 

 

Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan sejak usia muda agar teknik ini tidak hanya dipahami, Tetapi di Jiwai dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kalau sejak awal sudah dilatih, maka mental akan lebih siap , fisik lebih kuat dan saat bertanding tidak mudah goyah. Ini bukan teori, tapi sudah terbukti di lapangan,” tambahnya.

 

 

Di tengah gaya hidup serba instan, deep breathing hadir sebagai solusi sederhana namun berdampak besar. Tanpa membutuhkan peralatan apapun dan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja teknik ini menjadi langkah preventif yang efektif untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.

 

 

 

 

Dengan demikian, latihan pernapasan dalam bukan lagi sekadar teknik relaksasi, melainkan keterampilan dasar kehidupan yang perlu ditanamkan sejak dini demi menciptakan generasi muda yang tangguh, sehat, dan berdaya saing tinggi.

 

SILET NANGGROE TIWAH BUSOE MUAYTHAI BUSOE-DEWAN PANDEKAR ATJEH.

Berita Terkait

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”
Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November
Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global
Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi
Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial
DPRD Toba Gelar RDP Hasilkan Empat Poin, Terkait Kawasan Eks PT. TPL
Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan
Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru