Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Doping dan Deep Breathing Menurut Abu Siwah

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 14:55 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|LHOKSEUMAWE— Praktik doping dan teknik pernapasan dalam (deep breathing) kerap menjadi perbincangan di dunia olahraga, khususnya dalam cabang bela diri. Keduanya sama-sama berkaitan dengan peningkatan performa atlet, namun memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Abu Siwah, selaku Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Muay Thai Aceh sekaligus Ketua Umum Dewan Pandekar Atjeh. Ia menegaskan bahwa pemahaman yang benar sangat penting agar atlet tidak salah langkah dalam meningkatkan kemampuan mereka.

 

Menurut Abu Siwah, doping merupakan penggunaan zat terlarang untuk meningkatkan performa secara instan.

 

 

Sementara itu, pernapasan dalam adalah teknik alami yang digunakan atlet untuk mengatur oksigen, meningkatkan daya tahan, serta menjaga fokus saat bertanding.

Penjelasan ini disampaikan saat Abu Siwah melakukan latihan pernapasan dalam di Jambo Silet Siwah Busoe pada Sabtu malam, 3 April 2026.

 

 

 

Ia menjelaskan, doping dilarang keras karena melanggar aturan olahraga internasional, merusak sportivitas, serta membahayakan kesehatan. Zat yang digunakan dalam doping seperti steroid anabolik, stimulan, narkotika, hingga manipulasi darah dan genetik dapat memicu berbagai risiko serius, mulai dari hipertensi, gangguan jantung, kerusakan hati dan ginjal, hingga gangguan mental.

 

 

“Penggunaan doping bisa berujung pada sanksi berat, termasuk diskualifikasi dari pertandingan. Bahkan dalam beberapa kasus, dapat menyebabkan kematian,” ujarnya.

 

 

Sebaliknya, teknik pernapasan dalam justru dianjurkan karena memberikan manfaat secara alami dan aman bagi tubuh. Latihan ini membantu meningkatkan suplai oksigen, memperkuat daya tahan, serta menjaga kestabilan emosi atlet di tengah tekanan pertandingan.

 

 

Abu Siwah juga menambahkan bahwa pernapasan dalam mampu meningkatkan hormon dopamin (hormon kebahagiaan), menekan hormon kortisol (stres), serta merangsang produksi endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami.

“Sebagai atlet, kita harus menjunjung tinggi sportivitas. Gunakan metode latihan yang sehat seperti pernapasan yang benar, bukan cara instan seperti doping,” tegasnya.

 

 

Dengan demikian, para atlet bela diri diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih metode peningkatan performa, dengan tetap mematuhi aturan serta menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Berita Terkait

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”
Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November
Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global
Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi
Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial
DPRD Toba Gelar RDP Hasilkan Empat Poin, Terkait Kawasan Eks PT. TPL
Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan
Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru