PKS Aceh Gelar FGD, Dorong Kemandirian Pangan, Ekonomi, dan Energi

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:55 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKS Aceh Gelar FGD, Dorong Kemandirian Pangan, Ekonomi, dan Energi

PKS Aceh Gelar FGD, Dorong Kemandirian Pangan, Ekonomi, dan Energi

TLII>>DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian daerah dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Aceh”, Sabtu (2/5/2026).

PKS Aceh Gelar FGD, Dorong Kemandirian Pangan, Ekonomi, dan Energi

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Milad PKS ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Kegiatan dihadiri oleh Anggota DPR RI asal Aceh, Muhammad Nasir Djamil, anggota DPR Aceh, DPRK Banda Aceh Fraksi PKS, DPRK Aceh Besar Fraksi PKS, serta jajaran pengurus DPW PKS Aceh.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar, ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa Aceh memiliki potensi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan, ekonomi, dan energi. Namun, menurutnya, hingga saat ini belum terlihat hasil signifikan meskipun silih berganti kepemimpinan.

 

Ia mencontohkan kondisi saat terjadi banjir di akhir tahun lalu, di mana pasokan telur sempat langka dan harga melonjak tinggi. Hal ini, kata Ismunandar, menunjukkan ketergantungan Aceh terhadap pasokan dari luar daerah sangat tinggi.

 

“Padahal lahan pertanian kita sangat luas, kurang lebih mencapai 200 ribu hektar, begitu juga untuk lahan peternakan kita punya potensi besar, akan tetapi kebutuhan seperti telur, ayam, hingga sayur masih banyak didatangkan dari luar Aceh,” ujarnya.

 

Sebagai solusi, PKS Aceh mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga, seperti pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya sayur dan pengembangan ayam petelur. Langkah ini dinilai dapat menjadi salah satu upaya konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain.

 

Dalam diskusi tersebut, Dr. Ir. Syaifullah Muhammad, ST, M.Eng, dosen Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala sekaligus Ketua Atsiri Research Center (ARC), menyoroti besarnya potensi komoditas unggulan Aceh seperti nilam, serai wangi, dan pala.

 

“Aceh memiliki nilam terbaik di dunia. Jika dikelola dengan baik dan serius komoditas ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan kita dari kampus siap untuk mendampinginya,” jelasnya.

 

Sementara itu, narasumber lainnya dari Fakultas Pertanian USK, Ir. Hendra Koesmara, S.Pt., M.Sc., IPM, mengungkapkan bahwa kebutuhan telur di Aceh mencapai sekitar 1,4 juta butir per hari, sementara produksi lokal baru sekitar 100 ribu butir. Kekurangan tersebut masih harus dipenuhi dari luar daerah.

 

Hal serupa juga terjadi pada kebutuhan daging sapi yang mencapai 26 ton per hari, yang sebagian besar juga didatangkan dari provinsi lain.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, Hendra mendorong pengembangan sentra peternakan ayam, penguatan ketersediaan pakan, peningkatan populasi sapi, serta penerapan sistem integrasi sapi dengan sektor perkebunan.

 

Di sektor energi, praktisi energi terbarukan Zainal Bakri, S.Hut, memaparkan potensi besar Aceh dalam mengembangkan energi ramah lingkungan. Ia menawarkan konsep bisnis berbasis energi terbarukan yang dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan energi daerah.

 

Pada sesi diskusi, Anggota DPR RI Muhammad Nasir Djamil mendorong para legislator PKS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengevaluasi tata ruang wilayah. Menurutnya, tata ruang yang tepat menjadi kunci dalam membangun ekosistem yang mendukung ketahanan pangan dan energi di Aceh.

 

“Perlu kita pastikan apakah tata ruang yang ada saat ini sudah kondusif untuk mendukung ketahanan pangan dan energi. Ini menjadi tanggung jawab bersama, khususnya para anggota dewan,” tegasnya.

Berita Terkait

Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum
KAI Sumut Perkuat Mitigasi Risiko Cuaca, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan 358 Pohon Dipangkas, 1.650 Meter Saluran Air Disiapkan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Sinergi Rutan Tanjung dan Kemenag Wujudkan Pembinaan Kepribadian Optimal Berkelanjutan Tanamkan Keimanan Kedamaian Perubahan Positif
Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai
Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan
Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda
Rapat Koordinasi Pembentukan Panitia Susun Rangkaian Kegiatan Bahas Teknis Agar Tertib Khidmat Penuh Sukacita
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Majelis Taklim Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Berita Terbaru