Advokat Senior Soroti Nasib Pembangunan RS Regional Langsa, Dorong Audit dan Langkah Penyelamatan Aset Negara

JEJAK INFORMASI

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:14 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Langsa yang direncanakan sebagai salah satu proyek strategis pelayanan kesehatan di Aceh kembali menjadi perhatian publik.

Hingga saat ini, pembangunan rumah sakit tersebut belum dapat difungsikan secara optimal, sementara anggaran yang telah terealisasi diperkirakan mencapai sekitar Rp163 miliar dari total rencana investasi sekitar Rp1,3 triliun.

Kondisi fisik bangunan yang belum selesai serta minimnya pengamanan di lokasi proyek menimbulkan berbagai kekhawatiran, mulai dari potensi penurunan kualitas bangunan hingga risiko berkurangnya nilai aset negara apabila tidak segera dilakukan langkah penyelamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kondisi tersebut, Advokat Senior Muslim A. Gani, S.H., M.H., C.P.M., menyampaikan pandangan hukumnya kepada wartawan di Kota Langsa, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, proyek yang telah menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar harus dikelola berdasarkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum sebagaimana menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Pembangunan rumah sakit ini merupakan aset negara yang memiliki nilai strategis bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan agar aset tersebut tidak mengalami penurunan nilai akibat terlalu lama terbengkalai,” ujar Muslim.

Ia menjelaskan bahwa dalam perspektif hukum administrasi negara maupun pengelolaan keuangan negara, setiap penggunaan anggaran publik harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun secara hukum.

Karena itu, Muslim mendorong Pemerintah Aceh bersama instansi yang berwenang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk melalui audit teknis, audit keuangan, maupun audit investigatif apabila dipandang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Audit bukan untuk mencari kesalahan semata, melainkan untuk mengetahui secara objektif penyebab terhambatnya pembangunan, mengevaluasi penggunaan anggaran, serta menentukan langkah terbaik agar proyek ini dapat diselesaikan demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muslim mengatakan bahwa apabila dalam proses audit nantinya ditemukan adanya dugaan penyimpangan administrasi, pelanggaran kontrak, maupun perbuatan yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, maka penyelesaiannya harus dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Ia juga menyoroti pentingnya pengamanan terhadap aset negara. Menurutnya, bangunan yang belum selesai seharusnya tetap berada dalam pengawasan yang memadai untuk mencegah kerusakan maupun kehilangan material.

“Apabila benar terdapat kerusakan atau kehilangan material sebagaimana informasi yang berkembang di masyarakat, maka hal tersebut perlu dilakukan verifikasi oleh pihak yang berwenang. Pengamanan aset negara merupakan tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan,” katanya.

Selain aspek pengawasan, Muslim menawarkan solusi agar pemerintah mempertimbangkan berbagai skema pembiayaan yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan apabila kemampuan anggaran daerah belum mencukupi.

Menurutnya, kerja sama dengan pihak ketiga dapat menjadi salah satu alternatif melalui mekanisme yang sah, seperti Joint Venture, Kerja Sama Operasi (KSO), maupun Build-Operate-Transfer (BOT), sepanjang tetap mengedepankan kepentingan publik, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Ia menilai penyelesaian proyek tersebut jauh lebih penting dibandingkan membiarkan bangunan terus mengalami penurunan kualitas.

“Yang paling utama adalah bagaimana rumah sakit ini dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemerintah tentu memiliki berbagai instrumen hukum dan kebijakan untuk menyelamatkan proyek strategis ini agar tidak menjadi aset yang kehilangan nilai manfaat,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Muslim berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret melalui evaluasi, pengamanan aset, dan penentuan arah kebijakan yang jelas terhadap kelanjutan pembangunan RS Regional Langsa.

Menurutnya, penyelesaian proyek tersebut bukan hanya menyangkut pembangunan fisik semata, tetapi juga menyangkut tanggung jawab negara dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta menjaga setiap rupiah keuangan negara agar digunakan secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

#advokatsenior

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,07 Miliar dan Zakat Perusahaan Rp400 Juta, Tegaskan Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*
Kabar Gembira..! Program RPL IAIN Langsa Mudahkan ASN Untuk Lanjut Kuliah
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Terbaik se Sumatera
Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
Tiga Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan, Satu Remaja Masih Hilang
Peserta Seleksi Baitul Mal Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Ujian Secara Transparan
Car Free Day Langsa Tak Sekadar Olahraga, Kini Jadi Pusat Aktivitas dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Bupati Pidie Jaya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,07 Miliar dan Zakat Perusahaan Rp400 Juta, Tegaskan Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Patroli Rutin Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Amankan Dua Sepedamotor Knalpot Brong

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Ciptakan Situasi Kondusif Polres Pematangsiantar Patroli BLP 

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kabar Gembira..! Program RPL IAIN Langsa Mudahkan ASN Untuk Lanjut Kuliah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:10 WIB

Pasporia di CFD Belawan: Imigrasi Layani 5 Permohonan Paspor Baru Dan Penggantian

Senin, 3 Agustus 2026 - 00:54 WIB

Tiga Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan, Satu Remaja Masih Hilang

Berita Terbaru

PEMATANG SIANTAR

Ciptakan Situasi Kondusif Polres Pematangsiantar Patroli BLP 

Senin, 3 Agu 2026 - 12:50 WIB