TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
09/06/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Sebanyak 93 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berstatus sebagai tamping (tahanan pendamping) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan mengikuti kegiatan apel pengarahan rutin yang berlangsung di lapangan blok hunian, Selasa.

Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Reni Panjaitan, yang menyampaikan berbagai arahan terkait kedisiplinan, etika, kebersihan, serta peran strategis tamping dalam mendukung pembinaan di lingkungan lapas.

Dalam amanatnya, Reni menegaskan bahwa tamping merupakan warga binaan yang telah diberikan kepercayaan untuk membantu petugas sehingga harus mampu menjadi teladan bagi warga binaan lainnya. Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Mars Narapidana sebagai pedoman dalam berperilaku sehari-hari.
“Sebagai tamping, Saudara sekalian adalah perpanjangan tangan petugas yang dipilih karena dinilai memiliki integritas. Oleh karena itu, tunjukkan sikap yang selaras dengan Mars Narapidana. Jadilah contoh yang baik dalam segala hal,” ujar Reni.
Selain menekankan aspek perilaku dan kedisiplinan, Reni juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Seluruh tamping diminta untuk aktif menjaga kebersihan kamar hunian maupun area sekitar guna menciptakan lingkungan lapas yang sehat, nyaman, dan kondusif.
Kerapian penampilan turut menjadi perhatian dalam pengarahan tersebut. Para tamping diimbau untuk selalu berpakaian rapi dan menggunakan sepatu yang layak sebagai bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab pribadi.
Lebih lanjut, Reni juga mengajak para tamping untuk mengelola keuangan secara bijaksana selama menjalani masa pidana. Ia menyarankan agar uang yang dimiliki digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih penting dan bermanfaat.
“Jaga kerapian fisik, selalu gunakan baju yang rapi dan sepatu. Jika ada rezeki atau uang, tolong ditabung untuk membeli keperluan yang esensial seperti sepatu, jangan habis hanya untuk membeli rokok,” pesannya.
Melalui kegiatan apel rutin ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan terus berupaya memperkuat pembinaan karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai positif kepada warga binaan, khususnya para tamping yang memiliki peran penting dalam membantu kelancaran pelaksanaan program pembinaan di dalam lapas, Pungkasnya.
(***)



























