Foto: Bersama Wakil Ketua Koni Aceh, Ketua Kodrat, Pelatih, bersama Kontingen Aceh Besar yanng meraih 12 Medali, Minggu(21/6/2026) Dok.Kodrat aceh Besar
TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH – Kontingen Tarung Derajat Kabupaten Aceh Besar berhasil meraih 12 medali sekaligus meloloskan sejumlah atlet ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) IV Aceh Jaya 2026 pada ajang Pra-PORA Tarung Derajat yang berakhir di Gedung Serbaguna Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu (21/6/2026).
Babak kualifikasi menuju PORA tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Umum II KONI Aceh, Bachtiar Hasan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan penghargaan kepada atlet-atlet yang berhasil mengamankan tiket tampil pada PORA Aceh Jaya tahun depan.
Pra-PORA Tarung Derajat 2026 diikuti oleh 19 Pengurus Cabang (Pengcab) kabupaten/kota se-Aceh dan berlangsung ketat di berbagai nomor pertandingan.
Sebanyak 168 atlet putra dan putri dinyatakan lolos ke PORA setelah melalui persaingan sengit selama kejuaraan berlangsung.
Panitia menjelaskan bahwa atlet yang berhak tampil pada PORA merupakan peraih juara I, II, dan III bersama di setiap kelas, ditambah atlet hasil kualifikasi serta kuota wildcard untuk tuan rumah Aceh Jaya.
Dengan sistem tersebut, delapan atlet dari setiap nomor berhak tampil pada ajang olahraga empat tahunan tingkat provinsi itu.
Menejer Tim Kontingen Aceh Besar yang juga pelatih Tarung Derajat Aceh Besar, Junaidi, S.Pd., mencatat hasil membanggakan dengan mengoleksi tiga medali emas, dua medali perak, dan tujuh medali perunggu.
Dari nomor tarung, Aceh Besar menyumbangkan dua medali emas dan empat medali perunggu. Sementara dari nomor seni gerak, atlet Aceh Besar berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, serta tiga medali perunggu.
Prestasi terbaik diraih pada nomor seni gerak tunggal putri yang berhasil meraih juara pertama.
Selain itu, Aceh Besar juga meraih peringkat ketiga pada nomor seni gerak tunggal putra dan nomor Gerak Tarung (Getar) putra.
Ketua Tarung Derajat Aceh Besar, Ilyas Ramli CR, mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang selama pelaksanaan Pra-PORA.
Ia berharap para atlet yang telah lolos terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi persaingan di PORA Aceh Jaya 2026.
Sementara itu, Guru Tarung Derajat Aceh sekaligus Pelatih Utama Tarung Derajat Aceh, Yanyan Rahmad, A.Ks., M.Si., mengingatkan seluruh pengurus cabang agar segera menyusun program latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, PORA bukan hanya ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan seleksi atlet terbaik Aceh untuk dipersiapkan menghadapi Pra-PON dan PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Dengan pembinaan yang maksimal, ia optimistis Tarung Derajat Aceh mampu kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional. (Yahbit)



























