TiMELINES iNEWS Investigasi | Meureudu Pidie Jaya – Plt Kepala Dinas Sosial Azharyadi, S.Pi.MM. Didampongi Kabid Limjamsos, Muslem. Camat Meurah Dua mengapresiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan Dinas Sosial Aceh atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat, khususnya pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan pelatihan Kesiapsiagaan Bencana.
Camat Meurah Dua, Islandar, S.E mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan tekun dan disiplin sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di tengah masyarakat.
“Setiap tahun wilayah kita selalu menghadapi bencana. Karena itu, pelatihan ini harus menjadi investasi ilmu bagi kita semua,” ujarnya.
Ia berharap para peserta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan program stimulan yang direncanakan tahun ini dapat berjalan dengan baik.
Iskandar juga mengungkapkan bahwa pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan para keuchik untuk mempercepat pengolahan lahan pertanian pasca bencana.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga tengah melakukan normalisasi saluran irigasi guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Terkait persoalan batas tanah, meminta masyarakat tidak khawatir karena penyelesaiannya akan menunggu proses dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh yang diwakili Sub Koordinator Yanyan Rahmad. A.KS., M.Si mengatakan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Meurah Dua merupakan KSB ke-42 di Aceh.
Ia menegaskan masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek saat bencana terjadi, melainkan harus menjadi subjek utama dalam upaya penanggulangan bencana.
Yanyan juga mengapresiasi dedikasi Camat Meurah Dua yang dinilai sigap tanggap dan cepat bersama stafnya turun langsung ke lapangan setiap kali terjadi bencana.
- Menurutnya, pengalaman menghadapi bencana besar di 18 kabupaten/kota di Aceh menunjukkan pentingnya kolaborasi semua pihak agar jalur evakuasi, titik kumpul aman saat bencana dan distribusi logistik dapat menjangkau masyarakat melalui jalur darat, laut, maupun udara secara cepat dan tepat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PIC KSB Kemensos RI, Adox’s Hermawan, dibantu Tim nya: Komarudin, M.Ghifar Alfani, Ilmi Amali Qurotun A
menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang sejak awal selalu mendampingi Kemensos dalam penanganan bencana, mulai dari Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara hingga berbagai daerah lainnya di Aceh.
Ia menjelaskan Kemensos telah membentuk tiga tim pendamping untuk wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sehingga lebih siap menghadapi bencana.
Karena itu, pelatihan ini harus menjadi investasi ilmu bagi kita semua,” Tutup kang Adox’s
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinsos Pijay mendorong setiap kecamatan segera melakukan pemetaan wilayah rawan serta menyusun data induk kebencanaan secara rinci sebagai dasar penanganan yang lebih cepat dan tepat.*[yahbit]























