PT Pekola dan FKIP Universitas Samudra Bersinergi Lestarikan Hutan Mangrove Langsa

Zul

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Kerja Sama PT Pekola dan FKIP Universitas Samudra di Mangrove Forest Park Langsa, (Foto : Timelinesinews.com)

TIMELINES INEWS INVESTIGASI

Kota Langsa – PT Pelabuhan Kota Langsa (Perseroda) atau PT Pekola menjalin kerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra dalam upaya memperkuat pelestarian dan pengembangan Hutan Mangrove Kota Langsa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Utama PT Pekola, Hj. T. Ratna Lailasari, S.H., M.H., bersama Dekan FKIP Universitas Samudra, Dr. Hendri Saputra, S.Pd., M.Pd., di kawasan Tower Mangrove Forest Park Langsa, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini turut disaksikan Manager Mangrove PT Pekola, Windy Erlita, S.T., serta dihadiri jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa, dosen, mahasiswa, dan komunitas pecinta lingkungan.

Direktur Utama PT Pekola, Hj. T. Ratna Lailasari, menyampaikan apresiasi kepada FKIP Universitas Samudra atas komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kolaborasi yang terjalin.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada FKIP Universitas Samudra yang telah berkolaborasi dalam upaya pelestarian Hutan Mangrove Langsa. Kawasan ini merupakan aset lingkungan yang sangat berharga dan menjadi kebanggaan Kota Langsa. Karena itu, dibutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi, untuk menjaga keberlanjutannya agar tetap memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomis bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut kerja sama, kedua pihak melakukan penanaman bibit mangrove sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat peran dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Hutan Mangrove Kota Langsa merupakan salah satu kawasan mangrove terbesar di Asia Tenggara yang memiliki nilai ekologis, edukatif, dan ekonomis yang tinggi. Selain menjadi destinasi ekowisata unggulan, kawasan yang berada di Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, ini juga menjadi laboratorium alam bagi kegiatan penelitian dan pendidikan.

Daya tarik utama kawasan ini adalah Mangrove Forest Park Langsa dengan menara observasi setinggi 45 meter yang terdiri dari tujuh lantai. Dari puncak menara, pengunjung dapat menikmati panorama hamparan hutan mangrove yang membentang hingga pesisir Selat Malaka.

Kawasan mangrove Langsa juga dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan lebih dari 30 spesies mangrove, termasuk beberapa jenis yang tergolong langka. Keberadaan ekosistem ini berperan penting dalam mencegah abrasi pantai, menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menjadi habitat berbagai jenis ikan, udang, kepiting, dan biota pesisir lainnya.

Atas keunikan dan daya tariknya, Hutan Mangrove Kota Langsa berhasil meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2019 kategori Ekowisata Populer, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Aceh yang memadukan konservasi alam, pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui sinergi antara PT Pekola dan FKIP Universitas Samudra ini, diharapkan lahir berbagai program edukasi, penelitian, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat yang mampu memperkuat keberlanjutan Hutan Mangrove Langsa sebagai paru-paru hijau pesisir timur Aceh dan aset strategis daerah untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan
Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE
Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib
Masyarakat Dapat Info Persyaratan Prosedur Layanan Integrasi Tanpa Harus Datang Langsung ke Lapas
Operasi Patuh Toba 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
Rutan Kelas IIB Tanjung Komitmen Hadirkan Pelayanan Humanis Berkelanjutan Jaga Lingkungan Sehat Kondusif
Upacara di Aula G. G. Van Delft 26/10/2026 Diikuti Karutan Raymon Andika Girsang Pegawai Magang dan WBP
Wagub Dek Fadh Salurkan Buffer Stock Rp4,85 Miliar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Dataran Tinggi Gayo

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Upacara di Aula G. G. Van Delft 26/10/2026 Diikuti Karutan Raymon Andika Girsang Pegawai Magang dan WBP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Tamping Kebun Panen dengan Pengawasan Petugas dan Didampingi Peserta Magang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Pengajian di Blok Hunian Wanita Bersama Kemenag Tabalong

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Karutan Raymon Andika Girsang Tegaskan Pembinaan Kerohanian Penting Bentuk Karakter WBP

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Rutan Tanjung Dukung FGD Bapas Kelas I Banjarmasin Perkuat Sinergi Implementasi KUHP Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Rutan Tanjung Gelar Shalat Dzuhur Berjamaah dan Kultum Perkuat Kedisiplinan Ibadah dan Kebersamaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Karutan Tanjung Raymon Andika Girsang Komitmen Perkuat Pembinaan Kerohanian Dan Karakter Warga Binaan.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Ka KPR Muhammad Arief Rakhman dan Kasubsi Yantah Al Muqtadir Pasya Pimpin Dialog dan Pemantauan Blok Hunian

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Patuh Toba 2026 Resmi Dimulai Hari Ini

Senin, 26 Okt 2026 - 15:18 WIB