Rp10,4 Miliar Mengalir untuk Aceh Utara, Ayah Wa: Solidaritas Ini Jadi Energi Kebangkitan Pascabanjir

RAMAZANI

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:58 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir besar yang melanda Aceh Utara pada penghujung 2025, gelombang solidaritas dari berbagai penjuru tanah air terus mengalir. Hingga Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menerima bantuan dan donasi senilai Rp10,49 miliar yang digunakan untuk mempercepat penanganan darurat serta pemulihan pascabencana.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Aceh Utara saat menghadapi masa sulit akibat bencana hidrometeorologi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Utara, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah hadir membantu kami pada saat-saat paling berat menghadapi musibah banjir,” ujar Ayah Wa, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, bantuan tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari Presiden RI, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, lembaga, organisasi, hingga masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Dukungan itu dinilai menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat ketika rakyat menghadapi bencana.

 

Data yang dihimpun melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menunjukkan, bantuan yang masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sejak Desember 2025 hingga Mei 2026 mencapai Rp10.490.750.808.

 

Dana tersebut ditempatkan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dan digunakan untuk berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari penyediaan logistik bagi korban banjir, bantuan pangan dan obat-obatan, pembangunan akses jalan dan jembatan darurat, hingga pembersihan lumpur yang menutupi sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

 

“Alhamdulillah, bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian dari berbagai pihak. Seluruh bantuan dikelola secara transparan dan digunakan sesuai kebutuhan penanganan darurat serta pemulihan pascabencana,” tegas Ayah Wa.

 

Ia menambahkan, dukungan anggaran yang besar tersebut memberikan ruang gerak lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak. Harapannya, masyarakat yang sempat kehilangan akses ekonomi dan sosial akibat banjir dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal.

 

Adapun sumber bantuan terbesar berasal dari Prabowo Subianto sebesar Rp4 miliar. Selain itu, bantuan juga datang dari Pemerintah Aceh dalam dua tahap dengan total lebih dari Rp5,1 miliar, serta kontribusi dari sejumlah pemerintah daerah dan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

 

Rincian bantuan tersebut meliputi Presiden RI Rp4 miliar, Pemerintah Aceh Tahap I Rp2,03 miliar, Pemerintah Aceh Tahap II Rp3,11 miliar, Kabupaten Bandung Rp100 juta, masyarakat Sleman Rp100 juta, masyarakat Solo Rp290 juta, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Rp500 juta, Kabupaten Serang Rp117 juta, serta donasi lainnya sebesar Rp235 juta.

 

“Sekali lagi kami menghaturkan ribuan terima kasih kepada seluruh donatur. Insya Allah, dengan dukungan ini masyarakat Aceh Utara dapat segera bangkit, pulih, dan kembali menata kehidupan ekonomi maupun sosial yang sempat terdampak bencana,” tutup Ayah Wa.

 

Solidaritas lintas daerah yang mengalir untuk Aceh Utara bukan sekadar angka miliaran rupiah. Di balik bantuan itu, tersimpan harapan besar agar daerah yang sempat terendam banjir dapat kembali berdiri kuat dan melangkah menuju pemulihan yang lebih cepat.

Berita Terkait

Mahasiswa PWK UBB Turut Berkontribusi Sebagai Relawan Peduli Mangrove KKMD Babel Dalam Penanaman 2.000 Bibit Mangrove Di Batu Ampar
Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian Dengan Problem Solving
MELEMAHNYA RUPIAH DAN ANCAMAN KEMISKINAN PADA PEDAGANG UMKM MALIOBORO, YOGYAKARTA
Warung Tuak Digerebek Polres Toba, Temukan Ratusan Gram Ganja Siap Edar
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Kampanyekan SDGs 4 dan SDGs 5 Melalui Poster Digital Edukatif
Bupati Toba Sambut Pulang Jamaah Haji: Dukungan Pemerintah dan Toleransi Beragama Dapat Pujian
Upacara Rutin Senin, Rutan Tanjung Perkuat Disiplin & Cinta Tanah Air Bersama WBP
Yudi Suseno Diapresiasi Kanwil Ditjenpas Sumut atas Kontribusi & Keteladanan Selama Memimpin

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa PWK UBB Turut Berkontribusi Sebagai Relawan Peduli Mangrove KKMD Babel Dalam Penanaman 2.000 Bibit Mangrove Di Batu Ampar

Senin, 8 Juni 2026 - 18:19 WIB

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian Dengan Problem Solving

Senin, 8 Juni 2026 - 18:12 WIB

MELEMAHNYA RUPIAH DAN ANCAMAN KEMISKINAN PADA PEDAGANG UMKM MALIOBORO, YOGYAKARTA

Senin, 8 Juni 2026 - 18:07 WIB

Warung Tuak Digerebek Polres Toba, Temukan Ratusan Gram Ganja Siap Edar

Senin, 8 Juni 2026 - 18:07 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Kampanyekan SDGs 4 dan SDGs 5 Melalui Poster Digital Edukatif

Senin, 8 Juni 2026 - 17:37 WIB

Upacara Rutin Senin, Rutan Tanjung Perkuat Disiplin & Cinta Tanah Air Bersama WBP

Senin, 8 Juni 2026 - 17:02 WIB

Yudi Suseno Diapresiasi Kanwil Ditjenpas Sumut atas Kontribusi & Keteladanan Selama Memimpin

Senin, 8 Juni 2026 - 16:58 WIB

Rp10,4 Miliar Mengalir untuk Aceh Utara, Ayah Wa: Solidaritas Ini Jadi Energi Kebangkitan Pascabanjir

Berita Terbaru