TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
19/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan kembali berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Night yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Minggu (19/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian warga binaan kepada masyarakat.

Car Free Night Kesawan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, penampilan talent show, pertunjukan musik, hingga atraksi budaya yang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal dan berbagai instansi dalam memperkenalkan produk unggulannya.
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan menghadirkan stan yang menampilkan beragam produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Berbagai kerajinan tangan yang dipamerkan merupakan hasil program pembinaan kemandirian yang selama ini dilaksanakan di dalam lapas sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan.
Stan Lapas Perempuan Medan mendapat perhatian dari para pengunjung yang mengapresiasi kualitas produk yang ditampilkan. Kehadiran karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk kreatif dan bernilai ekonomi yang dapat bersaing dengan produk UMKM lainnya.
Kalapas Perempuan Kelas IIA Medan menyampaikan bahwa partisipasi dalam Car Free Night merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk terus mendukung pembinaan yang produktif dan membuka ruang bagi masyarakat agar lebih mengenal hasil karya warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kemampuan untuk berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas. Dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan keterampilan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Keikutsertaan Lapas Perempuan Medan dalam Car Free Night Kesawan juga menjadi wujud sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan Pemerintah Kota Medan dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif.
Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap program pembinaan di lapas sekaligus memperluas peluang pemasaran produk hasil karya warga binaan, Pungkasnya.
(***)

































