TLii | KAKANWIL DITJEN IMIGRASI SUMUT
02/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Surabaya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel dengan mengikuti Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi yang berlangsung di Trans Luxury Hotel Surabaya pada 1–3 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, S.H., M.H., bersama para kepala satuan kerja keimigrasian se-Sumatera Utara, serta diikuti seluruh pimpinan wilayah dan satuan kerja keimigrasian dari berbagai daerah di Indonesia.

Sosialisasi dibuka oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menegaskan pentingnya menjadikan prinsip “Imigrasi untuk Rakyat” sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Hendarsam menekankan bahwa setiap aparatur sipil negara di lingkungan Imigrasi harus menjunjung tinggi moralitas kerja, integritas, dan kepatuhan. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja, tetapi juga proses pelayanan yang diberikan oleh setiap petugas.
“Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan,” tegas Hendarsam.
Untuk memperkuat pemahaman mengenai pencegahan pelanggaran dan peningkatan akuntabilitas, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, antara lain Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ombudsman RI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian, serta Direktorat Kepatuhan Internal.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, peserta memperoleh pembekalan komprehensif terkait penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga strategi pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan keimigrasian.
Bagi Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, keikutsertaan dalam forum nasional ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya integritas sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dalam pengawasan internal. Kepala Kantor Wilayah bersama seluruh jajaran satuan kerja Imigrasi di Sumatera Utara menyatakan siap mengimplementasikan nilai-nilai moralitas, integritas, dan kepatuhan guna memperkuat tata kelola organisasi.
Melalui komitmen tersebut, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara optimistis dapat menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin profesional, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat.” Terangnya.
(***)
































