TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
12/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 12 Juli 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan positif jumlah penumpang di Stasiun Lubuk Pakam selama semester I 2026. Stasiun yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Deli Serdang tersebut melayani 38.592 pelanggan, meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 36.243 pelanggan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.

“Peningkatan ini mencerminkan semakin vitalnya peran Stasiun Lubuk Pakam dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Kepercayaan publik terus tumbuh terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau,” ujar Anwar.
Menurutnya, Stasiun Lubuk Pakam memiliki posisi strategis karena berada di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Deli Serdang. Kedekatannya dengan Kantor Bupati dan DPRD Deli Serdang menjadikan stasiun ini sebagai salah satu pusat mobilitas bagi aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, maupun masyarakat yang memiliki aktivitas di kawasan tersebut.
Selain memiliki peran strategis, Stasiun Lubuk Pakam juga menyimpan nilai sejarah penting dalam perkembangan perkeretaapian di Sumatera Utara. Stasiun lama dibangun pada masa Hindia Belanda oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan mulai beroperasi bersamaan dengan peresmian jalur Serdang–Perbaungan pada 7 Februari 1890. Dengan demikian, bangunan stasiun tersebut kini telah berusia 136 tahun.
Seiring perkembangan kebutuhan transportasi, pada 2021 Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan membangun gedung stasiun baru yang lebih modern dan representatif. Fasilitas seperti atap peneduh dan peron tinggi turut dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pelanggan.
Dalam mendukung mobilitas masyarakat, Stasiun Lubuk Pakam kini melayani 14 perjalanan kereta api setiap hari pada hari kerja dan meningkat menjadi 16 perjalanan saat akhir pekan maupun hari libur dengan beroperasinya KA Sribilah Fakultatif.
Beragam layanan kereta api berhenti di stasiun ini, di antaranya KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, KA Sribilah Fakultatif, dan KA Lokal Siantar Ekspres, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan jadwal maupun kelas layanan sesuai kebutuhan perjalanan.
“Dari Stasiun Lubuk Pakam, para pelanggan memiliki berbagai pilihan perjalanan dan jadwal untuk melakukan perjalanan ke kota yang akan mereka tuju. Pilihan tersebut juga mencakup dari sisi pelayanan, mulai dari kereta api yang memiliki harga tiket ekonomis hingga yang menawarkan kenyamanan lebih dengan layanan kelas eksekutif,” jelas Anwar.
Untuk semakin memperkuat konektivitas, KAI Bandara sebagai anak perusahaan KAI juga melakukan uji coba penambahan empat perjalanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam pulang pergi (PP) yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026.
Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumatera Utara akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas Stasiun Lubuk Pakam agar mampu menjadi pusat integrasi transportasi yang modern sekaligus tetap mempertahankan nilai sejarahnya.
“Sebagai stasiun yang telah berusia lebih dari satu abad dan terletak di jantung pemerintahan Deli Serdang, Stasiun Lubuk Pakam terus didorong untuk menjadi pusat integrasi transportasi yang andal.
KAI Divre I Sumut berkomitmen menjaga dan meningkatkan fasilitas di stasiun ini agar pengalaman perjalanan yang menyenangkan dapat terus dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumatera Utara, khususnya Deli Serdang,” Ungkapnya.
(***)























