Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes. (Foto : Timelinesinews.com).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Membangun keluarga berkualitas bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi memastikan setiap anggota keluarga tumbuh sehat, berkarakter, mandiri dan bahagia.
Pesan tersebut disampaikan BKKBN Provinsi Aceh dalam sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja Biro Perencanaan dan Keuangan (Birenkeu) di Tirta Convention Hall, Kecamatan Langsa Barat, Rabu (12/8/2026).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, mengatakan Program Bangga Kencana mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari persiapan kehamilan, tumbuh kembang anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
“Program Bangga Kencana mengarah pada seluruh aspek kehidupan, mulai dari dalam kandungan hingga lansia. Tujuannya adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Safrina, keluarga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, kesehatan ibu dan anak, pola asuh, pendidikan serta kesiapan menghadapi masa tua harus menjadi bagian dari perencanaan keluarga.
Dalam upaya tersebut, BKKBN mendorong sejumlah program, di antaranya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam keluarga dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) guna memperkuat upaya pencegahan stunting.
Perhatian BKKBN juga diberikan kepada kelompok lanjut usia melalui program Lansia Berdaya dan pengembangan desa ramah lansia agar para lansia tetap aktif, mandiri dan produktif.
Safrina menambahkan, pembangunan keluarga membutuhkan dukungan data yang akurat. Pendataan melalui Rumah Data di Kampung Keluarga Berkualitas menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun program yang tepat sasaran.
Selain itu, edukasi bagi remaja terus diperkuat agar mampu merencanakan masa depan serta terhindar dari pernikahan anak, seks pranikah dan penyalahgunaan NAPZA.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kota Langsa, Tgk. Muklis, Lc., M.Pd.I., secara khusus menyoroti pentingnya peran ayah dalam membangun dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
Ia menggaungkan konsep Suami Hebat Ayah Dahsyat (SHAD) yang sejalan dengan semangat program BKKBN GATI. Dalam pemaparannya, Tgk. Muklis menggali tuntunan Al-Qur’an serta kisah para nabi sebagai teladan dalam menjalankan peran sebagai ayah, suami dan pemimpin keluarga.
Ia menekankan bahwa ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan keteladanan, pendidikan agama, perlindungan serta membangun kedekatan emosional dengan anak dan keluarga.
Melalui Bangga Kencana, BKKBN mengajak masyarakat membangun Indonesia dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Keluarga yang sehat, harmonis dan penuh perhatian menjadi fondasi lahirnya generasi kuat dan masyarakat yang sejahtera.




























