Lindungi Anak Tak Bisa Setengah Hati, Pemko Lhokseumawe Dorong Gerak Bersama Lintas Sektor

RAMAZANI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:32 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|LHOKSEUMAWE — Perlindungan anak di Kota Lhokseumawe tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Kekerasan terhadap anak, perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum hingga perkawinan anak membutuhkan gerak bersama lintas sektor.

 

Hal itu mengemuka dalam Pertemuan Koordinasi Kerja Sama Lintas Sektor yang digelar Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah pemerintah, aparat keamanan, lembaga terkait, lingkungan pendidikan hingga masyarakat dalam mencegah persoalan yang dapat mengancam keselamatan, hak dan masa depan anak.

 

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM., menegaskan persoalan anak bukan perkara sederhana yang dapat diselesaikan secara parsial.

 

“Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita bersama untuk mencegah kekerasan terhadap anak, tindak pidana perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum, dan perkawinan anak di wilayah Kota Lhokseumawe,” kata Salahuddin.

 

Menurutnya, kekerasan, TPPO, persoalan hukum yang melibatkan anak serta perkawinan usia anak dapat meninggalkan dampak panjang. Bukan hanya terhadap kondisi fisik dan psikologis, tetapi juga pendidikan serta kehidupan sosial anak.

 

Karena itu, kata dia, diperlukan koordinasi yang kuat, terutama dalam melakukan deteksi dini, menerima pengaduan, memberikan perlindungan, pendampingan hingga pemulihan bagi anak yang menjadi korban.

 

“ Kita harus bekerja sama untuk mencegah dan menangani masalah-masalah tersebut. Kita juga berharap dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan masing-masing serta terlibat aktif memahami fenomena kasus anak di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

 

Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur kepolisian, TNI, jajaran DP3AP2KB serta lembaga dan instansi terkait, di antaranya Kasat Binmas Faisal, Danramil Kapten Inf. Fachrizal, Tgk Sulaiman Lhokweng, para kepala bidang DP3AP2KB, narasumber dan peserta kegiatan lainnya.

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas forum pertemuan. Kesamaan langkah diperlukan agar ketika kasus terjadi, penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

 

Namun, ada satu pekerjaan rumah yang tak kalah penting. Dalam materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut belum dipaparkan secara rinci data terbaru mengenai jumlah kasus kekerasan terhadap anak, TPPO, ABH maupun perkawinan anak di Kota Lhokseumawe.

 

Padahal, data menjadi pijakan penting untuk melihat seberapa besar persoalan yang dihadapi dan sejauh mana program perlindungan anak telah berjalan efektif.

 

Karena itu, koordinasi lintas sektor idealnya tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu memastikan hasil pertemuan diterjemahkan menjadi langkah nyata: penguatan layanan pengaduan, edukasi masyarakat, pencegahan di tingkat keluarga dan sekolah, respons cepat terhadap laporan, serta pendampingan berkelanjutan bagi anak dan keluarga.

 

Sebab, ketika menyangkut keselamatan anak, terlambat bertindak bukan lagi sekadar persoalan administrasi, tetapi bisa menentukan masa depan seorang anak.

Berita Terkait

Bimtek Polisi 110 dan Command Center, Polres Lhokseumawe Perkuat Respons Pelayanan Masyarakat
Kasat Binmas: Jangan Biarkan Anak Tumbuh Tanpa Pengawasan, Cegah Kekerasan dan Kenakalan Sejak Dini
Kabar Baik! Denda PBB Warga Aceh Utara Dihapus 100 Persen, Berlaku September
Bupati Pidie Jaya Perkuat Koordinasi Pemulihan Pascabencana dan Percepatan Huntap
*Polwan Goes To School, Polres Pidie Jaya Edukasi Pelajar dalam Semarak Hari Jadi Polwan ke-78*
Plt. Kadispora Pidie Jaya Silaturahmi ke Kapolres Pidie Jaya, Perkuat Sinergi Pembinaan Pemuda dan Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 1 Simpang Rimba Tampil Penuh Semangat di Tingkat Provinsi
Fraksi-Fraksi DPRD Toba Setuju Ranperda PAPBD TA 2026 Dibahas Lebih Lanjut

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Bupati Pidie Jaya Perkuat Koordinasi Pemulihan Pascabencana dan Percepatan Huntap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:34 WIB

*Polwan Goes To School, Polres Pidie Jaya Edukasi Pelajar dalam Semarak Hari Jadi Polwan ke-78*

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:15 WIB

Kisah Haru dari Blang Awe: Banjir Datang, Semangat Maulid Tak Hilang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Maulid Penuh Berkah, Warga Gampong Rungkom Salurkan Rp5,4 Juta untuk 9 Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Wujud Cinta Pemuda Rungkom kepada Rasulullah SAW

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Dua Peserta Tak Mendapat Sertifikat, Pelatihan Dinsos Pidie Jaya Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Asisten I dan Ketua TP-PKK Pidie Jaya Sambut Kunjungan TP-PKK Aceh di Gampong Sarah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Semangat Hari Juang Polri, Kapolres Pidie Jaya Pimpin Upacara Hari Juang Polri ke-3 Tahun 2026*

Berita Terbaru