Penyaluran Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran Gampong Batee Puteh (Foto : Istimewa).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Pemerintah Kota Langsa menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah dengan menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (12/8/2026).
Bantuan diserahkan langsung Ketua oleh Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, S.A.B., didampingi anggota DPRK Langsa Ridwan Malem, Ketua Baitul Mal Kota Langsa Tgk. Muamar Qausar, S.Sos.I serta Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Langsa Darma Putra, S.E., bersama jajaran Dinsos dan Baitul Mal.
Bantuan tersebut diterima Geuchik Gampong Batee Puteh, Muhammad, didampingi Tuha Peut dan para kepala dusun. Korban dan keluarganya tidak dapat hadir karena sedang menjalani perawatan kesehatan di Banda Aceh.
Mewakili Pemerintah Kota Langsa, Melvita Sari menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban dan keluarga. Kami juga mendoakan agar korban segera diberikan kesembuhan dan kesehatan, serta keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini untuk kembali menata kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan Dinas Sosial Kota Langsa berupa kebutuhan pangan, sandang dan perlengkapan sehari-hari, di antaranya beras, telur, sarden, air mineral, mi instan, gula, minyak goreng, kecap, saus, matras, kasur, jilbab, mukena, sajadah, handuk, selimut, kain sarung, daster, family kit dan kids ware.
Selain bantuan tersebut, Baitul Mal Kota Langsa turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta kepada korban untuk membantu memenuhi kebutuhan pascakebakaran.
Kebakaran sebelumnya terjadi pada satu unit rumah milik Alfiansyah (39), anggota Polri, di Perumahan Pondok Kelapa, Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 21.40 WIB.
Akibat kejadian tersebut, rumah permanen beserta perabot dan sejumlah perlengkapan rumah tangga hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Saat kebakaran terjadi, hanya anak korban yang berada di dalam rumah. Sementara Alfiansyah bersama anggota keluarga lainnya sedang berada di Banda Aceh.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat Pemko Langsa dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban tetap terpenuhi di tengah kondisi sulit.




























