Milad 800 Samudera Pasai, Ayah Wa Gerakkan Penghijauan dan Berbagi dengan 800 Anak Yatim

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA – Delapan abad perjalanan Samudera Pasai diperingati Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan aksi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ayah Wa, menggelar penanaman 800 pohon sekaligus memberikan santunan kepada 800 anak yatim.

 

Aksi tersebut berlangsung Jumat (11/9/2026) di kawasan Kompleks Makam Sultanah Nahrasiyah, Kecamatan Samudera. Lokasi bersejarah itu dipilih sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-800 Samudera Pasai yang tengah digelar di Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bagi pemerintah daerah, peringatan 800 tahun bukan sekadar mengenang masa kejayaan sebuah kerajaan Islam yang pernah menjadi pusat perdagangan dan peradaban. Momentum tersebut juga diarahkan untuk melahirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus meninggalkan pesan bagi generasi berikutnya.

 

Sebanyak 800 bibit pohon menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang dicanangkan Ayah Wa. Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di kawasan makam, sementara bibit lainnya diarahkan untuk penghijauan di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan penambahan vegetasi.

 

Langkah itu diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap keberlangsungan alam dan upaya mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

 

Di tengah suasana peringatan sejarah tersebut, perhatian juga diarahkan kepada anak-anak yatim. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan santunan kepada 800 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah kecamatan.

 

Ayah Wa menegaskan bahwa usia 800 tahun Samudera Pasai harus dimaknai lebih jauh daripada sekadar perayaan.

 

“Delapan ratus tahun adalah perjalanan sejarah yang sangat panjang bagi Samudera Pasai. Melalui penanaman 800 pohon, kita menanam kebaikan untuk masa depan lingkungan dan anak cucu kita. Sementara santunan bagi 800 anak yatim merupakan komitmen kita untuk berbagi keberkahan dan menjaga kepedulian sosial,” ujar Ayah Wa.

 

Pemilihan makam Sultanah Nahrasiyah juga memiliki makna tersendiri. Situs tersebut menjadi salah satu bukti penting keberadaan peradaban Samudera Pasai. Batu nisan Sultanah Nahrasiyah dengan ornamen kaligrafi Arab menjadi peninggalan yang hingga kini terus dikaitkan dengan jejak sejarah Islam di kawasan tersebut.

 

Dari tempat yang menyimpan jejak masa lalu itu, pesan yang dibawa dalam peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai diarahkan pada masa depan. Sejarah tidak hanya dipelajari dan diceritakan, tetapi juga dijadikan pijakan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

 

Kegiatan penghijauan dan santunan tersebut turut mendapat perhatian masyarakat yang hadir dalam rangkaian peringatan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap semangat delapan abad Samudera Pasai dapat memperkuat kesadaran warga untuk menjaga warisan sejarah, merawat alam, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

 

Delapan abad Samudera Pasai pun tidak berhenti sebagai angka dalam catatan sejarah. Dari kawasan makam Sultanah Nahrasiyah, peringatan itu diterjemahkan melalui dua pesan sederhana: menanam untuk masa depan dan berbagi untuk sesama.

Berita Terkait

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Kirab Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Sumpah Pemuda
Program CPOf Dan CPSp Perluas Wawasan Standar Profesionalisme Pengadaan Barang dan Jasa Secara Tertib dan Terukur
Sebagai Bagian Pelindo Group PT PPK Perkuat Fondasi Tata Kelola Dukung Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung
Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online
Pelindo Dorong Sinergi Lintas Fungsi dan Kapabilitas Berorientasi Pelanggan Perkuat Daya Saing dan Ekosistem Logistik Nasional
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Rutin Sambangi Blok Hunian Pastikan Lingkungan Bersih Sehat Aman Kondusif
DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

“Tak Sekadar Janji, Azhari M. Nur Haji Maop Tunjukkan Kepedulian Nyata, Bantu Kursi Roda untuk Warga Idi Tunong”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Tak Sekadar Seremoni, SDN 2 Dewantara Wujudkan Maulid Nabi dengan Santunan 13 Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gerakan Panen Raya Padi 2026 di Kota Langsa, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Berita Terbaru