TLii | LAPAS NARKOTIKA KLS IIA SAMARINDA
11/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Samarinda, Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda terus mendorong peningkatan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen timun dan kacang panjang hasil budidaya di lahan produktif Area Beranggang Luar Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kamis (10/9).

Kegiatan panen dilaksanakan oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) bersama WBP yang terlibat dalam pengelolaan dan pemeliharaan lahan pertanian. Timun dan kacang panjang yang dipanen merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan produktif di lingkungan Lapas.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberdayakan WBP untuk mendukung ketahanan pangan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, WBP tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana.
Selain mendukung pemanfaatan lahan secara optimal, kegiatan pertanian juga menjadi sarana pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta meningkatkan produktivitas WBP. Proses mulai dari penanaman, perawatan hingga panen memberikan pengalaman kerja nyata yang diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial WBP di tengah masyarakat.
Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Melalui optimalisasi lahan pertanian, Lapas turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mewujudkan pembinaan WBP yang lebih berkualitas dan berorientasi pada kemandirian, Pungkasnya.
(***)


































