TLii | KAKANWIL DITJEN IMIGRASI SUMUT
04/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Perwakilan Konsulat Amerika Serikat di Medan melalui kegiatan Meeting and Courtesy Visit yang berlangsung di Kediaman Resmi Konsul Amerika Serikat, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera di Medan, Lisa Podolny, Kepala Konsuler untuk wilayah Indonesia, Clay Adler, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Iwan Irawan, serta jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Pertemuan membahas sejumlah isu strategis, khususnya terkait perlindungan Warga Negara Amerika Serikat (WNA AS) selama berada di wilayah Sumatera Utara, kondisi dan berbagai kendala yang dihadapi, serta tantangan pengamanan fasilitas Amerika Serikat di tengah dinamika keamanan global.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menjajaki peluang peningkatan kapasitas aparat penegak hukum melalui studi perbandingan dan program pelatihan, khususnya dalam penanganan people smuggling atau penyelundupan manusia.
Perwakilan Amerika Serikat turut menyampaikan adanya program pelatihan melalui International Narcotics and Law Enforcement Affairs (INL) yang berbasis di Thailand. Selain itu, diperkenalkan pula Overseas Criminal Investigations Unit (OCIU) di bawah Diplomatic Security Service (DSS) Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang memiliki peran dalam penanganan pemalsuan dokumen perjalanan, penipuan visa, serta berbagai bentuk kejahatan transnasional.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program, pihak Amerika Serikat juga membuka peluang dukungan tenaga ahli maupun penerjemah bagi peserta pelatihan yang memiliki keterbatasan dalam berbahasa Inggris.
Sementara itu, jajaran Imigrasi Sumatera Utara menyampaikan sejumlah kebutuhan dalam rangka memperkuat pengawasan keimigrasian, di antaranya pengembangan dan penguatan teknologi pendeteksi paspor atau dokumen perjalanan palsu. Peningkatan kemampuan profiling terhadap Warga Negara Asing maupun Warga Negara Indonesia juga menjadi perhatian, khususnya dalam proses pemeriksaan keimigrasian dan penerbitan paspor.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara jajaran Imigrasi, Kepolisian, dan Perwakilan Amerika Serikat dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan pengawasan perbatasan, penyelundupan manusia, penyalahgunaan dokumen perjalanan, hingga pelanggaran izin tinggal oleh Warga Negara Asing di wilayah Sumatera Utara.
Melalui koordinasi yang semakin erat, diharapkan pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dapat terus dikembangkan guna memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi Warga Negara Asing yang berada di wilayah Sumatera Utara, Pungkasnya.
(***)

































