TLII|| Aceh Utara, 27 Oktober 2026 – Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama tim gabungan mengungkap ladang ganja seluas kurang lebih 18 hektare di Dusun Alue Garut dan Dusun Cot Mancang, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud komitmen BNNP Aceh dalam memperkuat semangat perjuangan generasi muda untuk melawan narkoba serta mewujudkan Aceh yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dalam operasi yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang terduga petani ganja. Selanjutnya, keempat orang tersebut diserahkan kepada Polres Lhokseumawe untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Pengungkapan ini dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., bersama Dirnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Gazali Ahmad, S.I.K., M.H., serta Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Aceh, Kombes Pol. Eko Purwanto, S.Ag., M.H. Operasi tersebut melibatkan sekitar 90 personel gabungan dari BNNP Aceh, Polda Aceh, Satuan Brimob, dan Polres Lhokseumawe.
Ladang ganja tersebut berada pada ketinggian sekitar 207 meter di atas permukaan laut (MDPL). Tanaman yang ditemukan memiliki tinggi sekitar 1–2 meter, dengan jarak tanam kurang lebih 0,5 meter dan perkiraan usia tanaman 2–4 bulan.
Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk memperkuat persatuan dan mengambil peran nyata dalam memerangi narkoba.
Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika. Pemuda Aceh diharapkan menjadi pelopor gerakan antinarkoba, baik di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, maupun gampong.
Pengungkapan ladang ganja ini merupakan bagian dari komitmen BNN dalam menggelorakan semangat War on Drugs sekaligus memperkuat gerakan Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Upaya pemberantasan tidak hanya menyasar peredaran gelap narkotika, tetapi juga sumber produksinya.
BNNP Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, BNNP Aceh mengajak seluruh pemuda untuk bersatu melawan narkoba dan mengambil bagian dalam mewujudkan masa depan Aceh yang sehat, aman, produktif, dan bersih dari narkoba.
HUMAS BNNP ACEH

































