Komunitas IMAGAS Sampaikan Duka Mendalam atas Banjir Bandang di Aceh
IMAGAS Mengajak Bangkit dalam Doa dan Kebersamaan Pasca Banjir Bandang Aceh
Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Gayo Lues (Imagas), Basri, bersama keluarga besar Imagas menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan sekitarnya.
Dalam keterangannya, Basri mengawali dengan doa untuk para korban.
“Assalamualaikum. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pertama-tama, kami mendoakan semoga saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir bandang di Aceh diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Basri menegaskan bahwa bencana tersebut merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan dan memilukan. Menurutnya, musibah ini adalah ujian dari Allah SWT yang dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya rakyat Aceh.
Ia menyebutkan bahwa banjir bandang telah meluluhlantakkan berbagai daerah, antara lain Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, serta sejumlah wilayah lain yang turut terdampak.
“Ini sejatinya sudah dapat dikategorikan sebagai bencana nasional karena meliputi tiga provinsi. Oleh sebab itu, kami berharap Gubernur Aceh bersama Pemerintah Pusat dapat menangani dampak bencana ini secara serius dan menyeluruh,” katanya.
Lebih lanjut, Basri mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bangkit dan memperkuat solidaritas serta semangat gotong royong guna membantu para korban, baik yang terdampak secara sosial maupun ekonomi.
Ia juga menekankan bahwa bencana ini harus menjadi pelajaran bersama, khususnya dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, kerusakan hutan dan lingkungan yang semakin parah menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko bencana.
“Alam dan hutan sejatinya adalah rumah bagi manusia, hewan, dan seluruh makhluk hidup. Sudah seharusnya lat batat kaye batei—bukit, hutan, dan pepohonan—kita jaga bersama demi keselamatan generasi sekarang dan yang akan datang,” pungkasnya.


































