Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Rp1 Miliar ke Aceh Tamiang, Sekda Aceh: Wujud Solidaritas Nyata

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:05 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Rp1 Miliar ke Aceh Tamiang, Sekda Aceh: Wujud Solidaritas Nyata,18 Desember 2025

TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, S.IP., MPA. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kota Bogor beserta seluruh masyarakatnya yang turun langsung membantu penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Apresiasi tersebut disampaikan M. Nasir saat menerima kunjungan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang mewakili Pemerintah dan masyarakat Kota Bogor, di Ruang Potensi Daerah, Kantor Gubernur Aceh, Kamis (18/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan salam hormat kepada Wali Kota Bogor, pimpinan DPRD Kota Bogor, serta seluruh masyarakat Bogor. Partisipasi ini luar biasa dan sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujar M. Nasir.

Ia menuturkan, kehadiran langsung Wakil Wali Kota Bogor beserta tim selama empat hari di lokasi bencana, tepatnya di Gampong Lintang Bawah, Kabupaten Aceh Tamiang, telah memberikan dukungan moral yang besar bagi masyarakat terdampak. Solidaritas antardaerah tersebut, menurutnya, menjadi penguat psikologis bahwa Aceh tidak sendirian menghadapi musibah.

“Masyarakat Bogor dan para pemimpinnya hadir langsung. Hampir seluruh provinsi juga turut membantu. Ini menunjukkan kebersamaan yang kuat dan rasa sosial yang tinggi. Insya Allah, bersama-sama kita bisa bangkit,” kata Sekda.

Pemerintah Kota Bogor menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar dari APBD Kota Bogor untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang. Selain bantuan dana, Pemkot Bogor juga memberikan dukungan berupa pembangunan dapur umum, logistik, genset, tandon air, pembangunan dua titik sumur bor, serta perbaikan fasilitas MCK agar lebih layak digunakan warga.

Sekda Aceh juga menyampaikan terima kasih atas keterlibatan tenaga medis dari Kota Bogor yang turut memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Sejumlah dokter dilaporkan bertugas selama beberapa hari di Gampong Lintang Bawah.

“Kehadiran wakil wali kota dan tim yang tidur di alam terbuka, ikut merasakan kesulitan masyarakat, bukan sekadar kunjungan formal, tetapi benar-benar panggilan hati,” ujar M. Nasir.

Ia menambahkan, kondisi pengungsi saat ini mulai berangsur membaik. Dari lebih dari satu juta warga yang sempat mengungsi, kini tersisa sekitar 406 ribu orang, sementara sebagian besar lainnya telah kembali ke rumah masing-masing. Pemerintah Aceh, katanya, akan terus bekerja maksimal hingga situasi sepenuhnya pulih.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kehadirannya di Aceh, khususnya di Aceh Tamiang, merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah serta masyarakat Kota Bogor terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

“Kami mewakili Pemerintah dan masyarakat Kota Bogor menyampaikan empati yang mendalam. Kami melihat langsung kondisi di lapangan, bermalam di lokasi bencana, dan merasakan beratnya situasi yang dihadapi masyarakat,” ujar Jenal.

Selain bantuan dana Rp1 miliar, Pemkot Bogor juga mengerahkan tenaga medis, mendirikan dapur umum, serta membantu penyediaan air bersih melalui pembangunan dua unit sumur bor dan perbaikan fasilitas MCK.

“Bahkan ada warga yang melahirkan di lokasi bencana dan kami fasilitasi tempat tinggal sementara. Ini bagian dari kepedulian agar masyarakat bisa bertahan dan segera pulih,” katanya.

Jenal berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antardaerah. “Doa dan solidaritas masyarakat Bogor selalu bersama Aceh,” ujarnya.*[Yahbit]

Berita Terkait

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai
Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Berita Terbaru