TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram guna mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang sempat dikeluhkan masyarakat. Berdasarkan data rencana penyaluran tertanggal 21 Desember 2025, puluhan pangkalan resmi di berbagai kecamatan menerima alokasi LPG sesuai desa dan alamat tujuan (by name by addres)
Penyaluran LPG 3 Kg mencakup lebih dari 90 pangkalan yang tersebar di Kecamatan Lembah Seulawah, Seulimeum, Darul Imarah, Indrapuri, Simpang Tiga, Kuta Baro, Montasik, Darussalam, hingga wilayah pesisir seperti Lhoknga dan Peukan Bada. Setiap pangkalan menerima alokasi bervariasi antara 40 hingga 160 tabung, dengan mayoritas memperoleh 100 tabung per pangkalan.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab dipanggil Syeh Muharam, menegaskan bahwa LPG 3 Kg merupakan barang subsidi negara yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, khususnya rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari camat, keuchik hingga aparat pengawas, untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.
“Saya tegaskan, LPG bersubsidi ini hak masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada penyelewengan, permainan harga, atau distribusi yang tidak tepat sasaran. Seluruh jajaran wajib mengawasi dengan ketat di lapangan,” tegas Bupati.
Pengawasan distribusi juga diperkuat dengan keterlibatan Tim Komando Aceh Besar. Ketua Komando Aceh Besar, Ayah Badri, menyampaikan bahwa timnya disebar ke seluruh titik penyaluran untuk memastikan LPG disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami hadir di setiap lokasi penyaluran untuk memantau langsung agar LPG benar-benar sampai ke masyarakat sasaran dan tidak menyimpang dari aturan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE, MT, menyampaikan apresiasi kepada para camat, keuchik, dan perangkat gampong yang dinilai bekerja maksimal dalam memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan lancar dan merata.
Darwan mengungkapkan, sejak 15 Desember 2025 hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah menyalurkan lebih dari 38 ribu tabung LPG 3 Kg ke berbagai wilayah. Penyaluran akan kembali dilanjutkan dengan alokasi sekitar 12 ribu tabung ke 23 kecamatan di Aceh Besar.
“Distribusi LPG ini dilakukan dengan metode operasi pasar, berbasis by name by address, dan dipimpin langsung oleh keuchik bersama aparatur gampong. Tujuannya agar benar-benar tepat sasaran,” jelas Darwan.
Ia juga mengimbau masyarakat Aceh Besar agar tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari keuchik gampong terkait jadwal dan mekanisme pendistribusian LPG.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi di media sosial atau sumber yang tidak jelas. Silakan tunggu pemberitahuan resmi dari keuchik masing-masing. Mari kita bijak menyikapi setiap informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya,
Dengan pola distribusi berbasis alamat, pengawasan ketat lintas sektor, serta keterlibatan langsung aparatur gampong, Pemkab Aceh Besar optimistis kelangkaan LPG 3 Kg dapat segera teratasi dan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara adil dan merata.*[Yahbit]


































