Alat berat tengah melakukan pembersihan Lapangan Merdeka Kota Langsa, (Foto : Istimewa).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI | KOTA LANGSA
Kota Langsa – Setelah hampir dua bulan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, Lapangan Merdeka akhirnya mulai dibersihkan dari sisa lumpur yang telah mengeras. Pembersihan ikon kota tersebut dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Senin (26/1/2026).
Lapangan Merdeka selama ini dikenal sebagai ruang publik favorit warga Langsa. Setiap sore hingga malam hari, kawasan ini ramai dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai, berolahraga, hingga berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa (DLHK), Aulia Syahputra, SSTP, MSP, mengatakan bahwa pembersihan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Langsa.
“Saat ini DLHK bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui PT WIKA sedang melakukan pembersihan lumpur sisa banjir yang masih menutupi Lapangan Merdeka. Ini tahap awal dan kita targetkan selesai dalam waktu satu minggu,” ujar Aulia saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, proses pembersihan dipercayakan kepada PT WIKA melalui program CSR sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan fasilitas publik pascabencana di Kota Langsa.
Aulia juga menjawab pertanyaan publik terkait pembersihan yang baru dilakukan setelah dua bulan pascabanjir. Menurutnya, Pemerintah Kota Langsa sebelumnya lebih memprioritaskan penanganan fasilitas vital seperti rumah sakit, sekolah, dan perkantoran pemerintahan.
“Setelah fasilitas vital selesai ditangani, barulah hari ini kita fokuskan pembersihan Lapangan Merdeka sebagai sarana publik masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, satu unit alat berat jenis excavator serta puluhan pekerja dikerahkan untuk membersihkan lapangan dari lumpur yang telah mengering. Aulia optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tanpa kendala berarti.
“Insya Allah satu minggu ke depan pekerjaan rampung dan Lapangan Merdeka bisa kembali dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya didampingi Kabid DLHK Tatang dan Ibrahim Djakfar yang akrab disapa Baim.
Diketahui, selain sebagai ikon Kota Langsa, Lapangan Merdeka juga menjadi pusat aktivitas warga, terutama pada akhir pekan, mulai dari jogging, olahraga ringan, hingga tempat rekreasi keluarga.
Pemerintah Kota Langsa berharap, pembersihan ini dapat mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka sebagai ruang publik yang nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat.


























