Menghadapi Waktu, Menghadapi Luka: Aceh Menghidupkan Kembali Memori 1998 di Tahun 2026

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:38 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Aceh Timur — Sebuah tenda besar bernuansa merah berdiri kokoh di tengah lapangan hijau saat peringatan Tragedi Idi Cut–Arakundo digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Di bawah langit cerah dan barisan pohon kelapa, masyarakat berkumpul untuk mengenang peristiwa kelam yang terjadi pada 14 Februari 1998, tragedi yang meninggalkan luka mendalam bagi rakyat Aceh.

Peringatan berlangsung di Lapangan Bola Kaki Idi Cut yang dipenuhi kursi berwarna merah dan biru tersusun rapi di bawah tenda utama. Puluhan peserta hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap memori masa konflik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana acara terasa tenang dan penuh refleksi. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembukaan oleh pembawa acara, sambutan sejumlah tokoh, serta pembacaan doa bersama. Tim media Timelines turut hadir di lokasi untuk mendokumentasikan jalannya kegiatan dan menyampaikan laporan langsung dari lapangan.

Peringatan ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengenang tragedi masa lalu, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi generasi saat ini. Sejumlah peserta menilai, pemahaman terhadap peristiwa 1998 penting untuk menjaga kesadaran sejarah sekaligus memperkuat nilai perdamaian yang kini dirasakan masyarakat Aceh.

Bagi warga yang hadir, tanggal 14 Februari bukan sekadar catatan kalender. Tanggal tersebut menjadi simbol perjuangan, kehilangan, dan ketabahan. Pada 2026 ini, memori itu kembali dihidupkan—bukan untuk membuka luka lama, melainkan sebagai pengingat bahwa kedamaian hari ini dibangun dari perjalanan sejarah yang panjang dan penuh tantangan.

Acara berakhir menjelang siang dengan pesan yang tetap menguat: tragedi yang pernah menimpa rakyat Aceh tidak boleh dilupakan. Dari ingatan kolektif itulah, generasi mendatang diharapkan dapat terus belajar menjaga kedamaian dan nilai-nilai kemanusiaan. (Saf)

Berita Terkait

4 Bulan Tak Terima Tulah(honorarium), Warga Laporkan Pengulu Kute Lawe Stul Aceh Tenggara 
Bupati Agara Diminta Isi Kekosongan Jabatan Di OPD Pemkab Agara.
Menjelang Ramadhan, Langkah Nyata Pemko Langsa Ringankan Beban Warga
212 Huntara Siap Huni,H.Sibral Malasyi: Ini Jawaban atas Penantian Warga
Lurah Bencongan Bangun Kolaborasi Warga, Sambut Ramadhan dengan Pawai Akbar
Kolaborasi BSI-PNM: 300 Ribu Nasabah Ultramikro di Aceh Buka Rekening BSI
Puting Beliung Hantam Pakansari : Gelora Pakansari Berduka
Pemko Langsa Serahkan 38 Unit Alat Bantu Jalan kepada Warga Penderita Lumpuh

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:46 WIB

Persiapan Mudik Lebaran, PT KAI Daop 5 Purwokerto Inspeksi Jalur Dan Fasilitas Stasiun

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:55 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto dan DJKA Kemenhub Lakukan Ramp Check, Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:39 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto dan Kejari Banjarnegara Teken Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Perdata Dan TUN

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:29 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran Imlek Dengan 50.995 Kursi

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:36 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan 15 Kereta Api dengan Diskon 30 Persen untuk Angkutan Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:09 WIB

Nuansa Merah Emas Sambut Imlek 2577 Kongzili di Stasiun-Stasiun PT KAI Daop 5 Purwokerto

Senin, 9 Februari 2026 - 12:42 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto: KA Joglosemarkerto Catat Kinerja Positif, Dorong Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah–DIY

Senin, 9 Februari 2026 - 02:11 WIB

Penemuan Mayat perempuan di Warungpring Pemalang Jawa Tengah Gegerkan Warga

Berita Terbaru

Oplus_131072

KALIMANTAN SELATAN

Rutan Tanjung Dan DWP Salurkan Bantuan Sembako, Wujud Kepedulian Sosial

Sabtu, 14 Feb 2026 - 23:00 WIB