KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 21:19 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

TLII>>Banda Aceh – Ketua Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menerima kunjungan pengurus Komite Nasional Pemuda Syarikat (KNPS) Aceh dalam rangka menjajaki kerja sama program, khususnya di bidang pencegahan stunting dan penguatan intervensi sosial pascabencana. Banda Aceh, 13 April 2026.

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

Dalam pertemuan tersebut, Safrina menyampaikan pihaknya menyambut baik rencana kolaborasi dengan KNPS. Menurutnya, berbagai program Kemendukbangga yang berbasis siklus kehidupan mendapat respons positif dari KNPS, sehingga membuka peluang sinergi yang lebih luas ke depan.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan KNPS. Untuk mencapai tujuan besar, tentu tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bersama-sama agar lebih ringan dan efektif,” ujar Safrina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Safrina menjelaskan, BKKBN Aceh selama ini juga aktif menjalankan misi kemanusiaan, terutama dalam penanganan pascabencana di berbagai wilayah. Pihaknya telah menyalurkan bantuan ke 17 kabupaten/kota, dengan fokus utama pada delapan daerah yang terdampak paling parah, seperti Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

KNPS Aceh dan BKKBN Jajaki Kolaborasi Cegah Stunting dan Perkuat Intervensi Pascabencana

Dalam penanganan tersebut, BKKBN Aceh tidak hanya menyalurkan bantuan logistik seperti sembako dari donasi ASN dan relawan, tetapi juga memberikan layanan kesehatan reproduksi dan pendampingan psikososial.

“Kami memastikan pelayanan tetap berjalan, termasuk pelayanan KB di tenda pengungsian. Alat kontrasepsi yang habis kami distribusikan kembali, bahkan pemasangan implan bisa dilakukan langsung di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia. Safrina menegaskan bahwa aspek trauma healing menjadi prioritas utama dalam pemulihan pascabencana.

Untuk mendukung hal tersebut, BKKBN Aceh melibatkan generasi muda melalui program Generasi Berencana (GenRe). Para remaja ini mendapatkan pelatihan psikososial secara daring dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Pusat, sehingga mampu memberikan pendampingan yang tepat kepada korban bencana.

“Anak-anak GenRe kita sudah dibekali kemampuan untuk berinteraksi dan memberikan dukungan psikologis. Mereka turun langsung bersama PLKB sebagai relawan yang sudah tersertifikasi,” tambah Safrina.

Ia juga mengakui berbagai tantangan di lapangan, mulai dari medan sulit hingga keterbatasan fasilitas. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk terus membantu masyarakat.

“Kami pernah menghadapi kondisi ekstrem, seperti harus naik sampan hingga tim terjebak di lokasi bencana. Tapi semua itu menjadi bagian dari pengabdian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPS Aceh, Tuanku Muhammad, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung upaya pencegahan stunting di Aceh. Menurutnya, meskipun stunting tidak dapat dicegah secara 100 persen, namun upaya bersama dapat menekan angkanya secara signifikan.

“Minimal dengan kehadiran KNPS, kita bisa mengurangi angka stunting di Aceh. Dimulai dari menjaga diri dan keluarga, hingga memberikan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, KNPS juga telah menjalankan sejumlah program sederhana namun berdampak, seperti Gerakan Berbagi Telur di Pidie Jaya, yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat.

“Hal kecil seperti telur ternyata memberikan dampak besar. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bergerak,” katanya.

Tuanku Muhammad juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting, termasuk dengan BKKBN sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dan program yang kuat di bidang kependudukan dan keluarga berencana.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi, termasuk melibatkan keluarga sebagai unit terkecil dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Ia optimistis, melalui kolaborasi tersebut, generasi muda Aceh dapat dipersiapkan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Dengan waktu yang tersisa menuju 2045, inilah momentum kita menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Kami siap berkolaborasi dengan BKKBN untuk mewujudkan itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

22 Titik Usaha Walet Tak Berizin di Lhokseumawe Disikat, Pemko Bertindak Tegas
TMMD Ke-128 Dibuka, TNI Gelar Pasar Murah, Pengobatan Massal dan Bagi Sembako
Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Sebilah Parang Disita
Personel Brimob Kompi 2 Gelar Baksos Bersihkan Rumah Ibadah
Hari Bumi 2026, PT KAI Divre I Sumut Dorong E-Boarding Pass Kurangi Penggunaan Kertas
Dukung Industri Ramah Lingkungan, PT PPK dan PT SDLI Kolaborasi Kelola Kawasan Kuala Tanjung
Perkuat Kinerja Pemasyarakatan, 44 Pejabat Manajerial Kanwil Ditjenpas Sumut Resmi Dilantik
Polda Aceh Serahkan DS, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejaksaan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:47 WIB

Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Sebilah Parang Disita

Rabu, 22 April 2026 - 12:13 WIB

Hari Bumi 2026, PT KAI Divre I Sumut Dorong E-Boarding Pass Kurangi Penggunaan Kertas

Rabu, 22 April 2026 - 11:27 WIB

Perkuat Kinerja Pemasyarakatan, 44 Pejabat Manajerial Kanwil Ditjenpas Sumut Resmi Dilantik

Rabu, 22 April 2026 - 09:30 WIB

PT Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa

Rabu, 22 April 2026 - 09:02 WIB

Kanwil Kemenkum Sumut Gelar Entry Meeting Bersama Itjen dalam Rangka Evaluasi Zona Integritas WBBM Tahun 2026

Rabu, 22 April 2026 - 08:44 WIB

Haji 2026: Imigrasi Sumut Sukses Kawal Kloter Pertama Embarkasi Medan

Selasa, 21 April 2026 - 22:19 WIB

Kepala Rutan Labuhan Deli Eddy Junaedi Hadiri Sertijab Kapolsek Medan Labuhan

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Hari Kartini 2026, Pelindo Regional 1 Perkuat Program Pengembangan Kepemimpinan Perempuan

Berita Terbaru