Nasi Biru–Ungu di Program MBG Ulee Jalan Picu Kecemasan, Warga Sorot Dugaan Makanan Minim Gizi dan Tak Layak Konsumsi

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 09:17 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, 28 April 2026 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi solusi peningkatan asupan gizi siswa justru menuai kritik tajam di wilayah Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Distribusi makanan ke sejumlah sekolah dasar dikeluhkan warga karena dinilai jauh dari standar kelayakan—bahkan disebut tidak mencerminkan prinsip makanan bergizi.

Nasi berwarna biru di salah satu SD di Ulee Jalan kota Lhokseumawe

Sorotan paling mencolok datang dari temuan nasi berwarna tak lazim. Di satu sekolah, nasi yang dibagikan kepada siswa tampak kebiruan. Sementara di sekolah lain, nasi berwarna ungu.

Menu MBG hari Selasa(28/04/26) di SDN Ule Jalan, Nasi berwarna biru, sayur acar basi. Wali murid Resah.

Kondisi ini memantik tanda tanya besar di kalangan orang tua: apakah makanan tersebut menggunakan bahan pewarna, dan apakah aman dikonsumsi anak-anak?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan soal warna saja, tapi soal isi. Kalau sekadar tampilan aneh mungkin bisa dijelaskan, tapi kalau gizinya tidak jelas, ini berbahaya,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Nasi berwarna ungu di Salah satu SD Desa Hagu Barat Laut, nasi tersebut dibawa pulang siswa kerumahnya.

Keluhan warga tak berhenti di situ. Sejak awal pelaksanaan MBG, berbagai persoalan disebut sudah muncul—mulai dari buah yang dibagikan tanpa dicuci bersih hingga dugaan makanan basi yang tetap disalurkan kepada siswa. Bahkan, lauk berupa sayur acar dilaporkan dalam kondisi yang tidak layak konsumsi.

Lebih jauh, masyarakat juga menyoroti proses penyediaan makanan yang dinilai tidak profesional. Dapur MBG yang kini beroperasi di kawasan Ulee Jalan—berdekatan dengan permukiman dan warung kopi—dinilai tidak menunjukkan standar higienitas yang meyakinkan.

Perpindahan lokasi dapur dari tempat sebelumnya juga menimbulkan pertanyaan soal kesiapan fasilitas dan pengawasan.

Alih-alih menjadi program unggulan yang memperbaiki status gizi anak, MBG di Ulee Jalan justru dikhawatirkan berpotensi membawa risiko kesehatan. Sejumlah warga bahkan menilai makanan yang diberikan tidak hanya diragukan kelayakannya, tetapi juga tidak memenuhi unsur gizi seimbang sebagaimana tujuan awal program.

“Kalau begini, bukan menambah gizi, malah bisa jadi sumber penyakit. Ini harus dihentikan sementara untuk evaluasi total,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara MBG terkait perubahan warna nasi maupun standar bahan yang digunakan. Ketiadaan penjelasan ini semakin memperkuat desakan publik agar dilakukan investigasi menyeluruh.

Masyarakat kini menuntut transparansi dan pengawasan ketat dari instansi terkait.

Program yang menyasar anak-anak, menurut mereka, tidak boleh dijalankan secara serampangan—karena yang dipertaruhkan bukan sekadar anggaran, melainkan kesehatan generasi masa depan. (Ramazani).

Berita Terkait

Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA
282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan
Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA
Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 
Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026
Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu
Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja
BNNP Aceh–FISIP UIN Tanda Tangan MoA: Integrasi Ilmu dan Aksi Lawan Narkoba di Aceh

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:17 WIB

Nasi Biru–Ungu di Program MBG Ulee Jalan Picu Kecemasan, Warga Sorot Dugaan Makanan Minim Gizi dan Tak Layak Konsumsi

Selasa, 28 April 2026 - 22:20 WIB

Dukung Hak Identitas, WBP Lapas Tebing Tinggi Jalani Perekaman KTP Elektronik.

Selasa, 28 April 2026 - 21:24 WIB

Sidang TPP Bapas Medan Bahas 21 Klien, Mayoritas Disetujui Lanjut Proses Integrasi

Selasa, 28 April 2026 - 21:17 WIB

Pengajian Rutin Bapas Kelas I Medan Perkuat Keimanan dan Profesionalisme Pegawai

Selasa, 28 April 2026 - 21:07 WIB

Pengajian Rutin, Bapas Kelas I Medan Perkuat Keimanan dan Integritas Pegawai

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan

Selasa, 28 April 2026 - 20:55 WIB

Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 

Berita Terbaru