Kaliber Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi, JKN, dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

REDAKSI 1

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:42 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ketua Kaliber Aceh, ZK Agara.

Kutacane, Jumat, 8 Mei 2026 — Ketua Kaliber Aceh, ZK Agara, mendesak sekaligus menantang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh agar tidak menutup mata terhadap dugaan carut-marut pengelolaan dana kesehatan di Kabupaten Aceh Tenggara yang disinyalir mencapai puluhan miliar rupiah.

Dana kapitasi sebesar Rp12,7 miliar, dana JKN Rp1,07 miliar, serta dana BOK Rp17,5 miliar tahun anggaran 2024 yang dikelola Dinas Kesehatan Aceh Tenggara bersama sejumlah Puskesmas, kini diduga kuat sarat manipulasi administrasi dan praktik korupsi berjamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ZK Agara, temuan dalam LHP BPK RI Nomor: 13 A/LHP/XVIII.BAC/05/2025 tidak boleh dianggap sekadar catatan administrasi biasa. Ia menilai adanya ketidaksesuaian dokumen dan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran merupakan sinyal kuat adanya dugaan permainan anggaran yang harus segera dibongkar aparat penegak hukum.

“Ini uang rakyat, uang orang sakit, bukan uang warisan pribadi pejabat. Kajati Aceh jangan hanya diam melihat dugaan permainan dana kesehatan miliaran rupiah di Aceh Tenggara,” tegas ZK Agara.

Ia bahkan meminta Kajati Aceh segera membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan manipulasi administrasi, dugaan mark-up kegiatan, hingga potensi penyimpangan berjamaah dalam pengelolaan dana kesehatan tersebut.

“Kalau Kejati Aceh serius memberantas korupsi, maka jangan takut menyentuh sektor kesehatan. Jangan sampai hukum hanya galak kepada rakyat kecil, tetapi melempem ketika berhadapan dengan dugaan mafia anggaran di birokrasi,” katanya dengan nada keras.

ZK Agara juga menyoroti ironi di balik besarnya anggaran kesehatan yang digelontorkan pemerintah. Menurutnya, di tengah keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan dan fasilitas Puskesmas yang masih minim, justru muncul dugaan manipulasi laporan penggunaan dana miliaran rupiah.

“Rakyat datang berobat dengan harapan sembuh, tetapi uang kesehatan mereka justru diduga dipermainkan di balik meja administrasi. Ini bukan sekadar pelanggaran, ini bentuk pengkhianatan terhadap hak dasar masyarakat,” ujar ZK Agara.

Ia meminta Kajati Aceh tidak hanya menunggu laporan formal, tetapi segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak terkait, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, bendahara, PPTK, kepala Puskesmas, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengelolaan dana kapitasi, JKN, dan BOK tahun 2024.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Astuti, hingga kini belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan manipulasi administrasi dan penggunaan dana kesehatan tersebut. Nomor kontak yang bersangkutan disebut tidak dapat dihubungi.

“Jangan sampai Kejati Aceh dianggap hanya tajam saat konferensi pers, tetapi tumpul ketika berhadapan dengan dugaan korupsi anggaran kesehatan. Publik menunggu keberanian Kajati Aceh membuktikan bahwa hukum masih hidup di Aceh,” pungkas ZK Agara. (Tim)

Berita Terkait

MPLS SMA Negeri 1 Meurah mulia di hari ke 5 dengan Doa Bersama, Sekolah Tanamkan Karakter dan Nilai Keagamaan Sejak Hari Pertama
MPLS SMK-PP Negeri Saree Dibekali Simulasi Mitigasi Bencana, Siswa Dilatih Siaga Hadapi Ancaman Gunung Seulawah
Air Mata Jadi Bahagia: Aksi Sosial Sunat Massal untuk Anak Korban Banjir
Instruksi Bupati, PDAM Tirta Mountala Kaji Pengoperasian Reservoir Neuhen untuk Perluas Layanan Air Bersih
AKBP Tendri Wardi Resmi Jabat Kapolres Pidie Jaya, Gantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
PEMERINTAH PIDIE JAYA ROMBAK JABATAN‼️ 9 PEJABAT RESMI DILANTIK

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:26 WIB

Pemeriksaan Badan dan Barang Bawaan, Komitmen Nyata Petugas P2U Lapas Padangsidimpuan Menjaga Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01 WIB

Plt Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Kontrol Kebersihan dan Fasilitas, Pastikan Pelayanan Prima Berjalan Optimal

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:35 WIB

Kakanwil Kemenimipas Sumut Tinjau Program Ketahanan Pangan di Bapas Kelas I Medan

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:25 WIB

Komitmen Bersama: Lapas Pemuda Langkat Gencar Sosialisasikan Zero HALINAR kepada WBP

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:46 WIB

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi Dengan Pemkab Batubara, Dorong Pembentukan Kantor Imigrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:32 WIB

Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:19 WIB

Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:47 WIB

Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Berita Terbaru