TLii || KOTA JANTHO – SMK-PP Negeri Saree mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar simulasi mitigasi bencana bagi ratusan siswa baru, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan membangun kesiapsiagaan peserta didik yang menempuh pendidikan di kawasan penyangga Gunung Seulawah.

Mengusung tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi SMK-PP Negeri Saree dengan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar.
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, 600 san Siswa MPLS tahun ini juga membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi potensi bencana sejak hari pertama mengikuti kegiatan belajar.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Aceh Besar, Munawar, S.K.M., M.Si., didampingi Ketua Forum Koordinasi TAGANA (F-KT) Aceh Besar, Ridwan, M.K., menyampaikan materi tentang mitigasi bencana bagi remaja.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sekaligus bagian dari upaya memenuhi hak perlindungan anak di wilayah rawan bencana.

Dalam simulasi tersebut, para siswa dilatih menghadapi skenario gempa tremor dan ancaman hujan abu vulkanik. Mereka juga mempraktikkan prosedur evakuasi menuju titik kumpul sesuai standar penanggulangan bencana.
Latihan dipandu Ketua Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Aceh Besar, Ridwan, M.K., yang mengarahkan jalur evakuasi. Sementara Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Lembah Seulawah, Ardo, bersama Komandan Operasi (Danops) TAGANA Aceh Besar, Hasanuddin, yang akrab disapa Apayeuk, memberikan pembekalan mengenai pembacaan rambu kebencanaan serta penggunaan sistem peringatan dini berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan ini, SMK-PP Negeri Saree berharap seluruh siswa baru memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan menghadapi potensi bencana, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, serta tangguh terhadap berbagai risiko bencana. *[Yahbit]




























