ACEH | ACEH TAMIANG – Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan penghijauan kawasan yang masih minim vegetasi, Relawan Nusantara melaksanakan aksi penanaman 300 bibit pohon di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu (6/6).
Kegiatan ini dilakukan di lahan kosong yang berada di belakang area Pesantren Daarul Mukhlisin. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki peran penting sebagai kawasan penyangga lingkungan dan pernah menjadi titik yang menahan banyaknya gelondongan kayu dengan ketinggian mencapai sekitar 10 meter saat terjadi bencana banjir sebelumnya.
Sebanyak 300 bibit pohon yang ditanam terdiri dari jenis tanaman keras seperti mahoni, sukun, dan beringin. Ketiga jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan daya serap air tanah, serta membantu mengurangi risiko erosi dan degradasi lingkungan.
Kegiatan penghijauan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Selain Relawan Nusantara, aksi tanam pohon juga melibatkan komunitas Aceh Tamiang Sekuteris Club (ATSC) Vespa, Komunitas Melangkah Bersama, para santri Pesantren Daarul Mukhlisin, serta masyarakat setempat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa penanaman pohon tidak hanya bertujuan menghijaukan lahan kosong, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam. Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas komunitas, Relawan Nusantara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan di Aceh Tamiang.



























