Insiden Turun 75%, PJM Samarinda Perkuat Budaya Keselamatan Pemanduan di Sungai Mahakam

RULI SISWEMI

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:27 WIB

50142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | SUMUT | PT PELINDO SPMT PELABUHAN BELAWAN

08/06/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Makassar, 08 Juni 2026 PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di wilayah Sungai Mahakam dan sekitarnya. Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, dalam kegiatan Arahan Strategis Keselamatan Pemanduan, Triase dan Transformasi yang diikuti oleh para perwira pandu juga turut hadir Direktur Operasi dan teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu, Senior Vice President (SVP) Pelayanan Kapal PJM, SVP K3 PJM, Senior Manager (SM) Wilayah 4 PJM, General Manager (GM) Regional 4 cabang  Balikpapan, di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Prasetyadi, keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan layanan kepelabuhanan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional. Karena itu, peningkatan kualitas layanan harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

“Service excellence dan keselamatan kerja bukanlah dua hal yang dapat dipisahkan. Keduanya harus ditopang oleh kompetensi, profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap prosedur. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menjaga keselamatan operasional pemanduan,” kata Prasetyadi.

Di tengah upaya perusahaan memperkuat standar keselamatan secara nasional, wilayah kerja Samarinda menunjukkan capaian yang menggembirakan. Melalui penguatan mitigasi risiko, khususnya pada area pengolongan Jembatan Mahakam, jumlah insiden property damage berhasil ditekan hingga 75% dibandingkan periode sebelumnya.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa disiplin operasional, pengawasan yang konsisten, serta kepatuhan terhadap prosedur mampu menghasilkan perbaikan nyata dalam aspek keselamatan kerja.

Wilayah Samarinda sendiri memiliki karakteristik operasional yang menantang dengan aktivitas pelayaran yang tinggi di alur Sungai Mahakam. Oleh karena itu, PJM secara berkelanjutan melakukan identifikasi risiko, pelaksanaan safety briefing, evaluasi insiden dan near miss, serta peningkatan koordinasi antar unsur operasional guna menjaga keselamatan dan kelancaran layanan.

Selain aspek sumber daya manusia, PJM juga terus mendorong pemanfaatan teknologi seperti sensor dan sistem telemetri untuk pemantauan operasional secara real time untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat di lapangan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. dengan kolaborasi yang kuat, disiplin terhadap prosedur, dan komitmen seluruh insan operasional, kami optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui perairan Samarinda,” Ujar Direktur Operasi dan Teknik PJM, Edward D. P. Napitupulu.

Penerapan budaya keselamatan yang konsisten tersebut diharapkan mampu mendukung target Pelindo dalam menciptakan layanan maritim yang aman, andal, dan berkelas dunia, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pemanduan dan penundaan yang diselenggarakan oleh PJM, Tandasnya.

(***)

Berita Terkait

Kalapas Tegaskan Wujud Kepedulian Kebersihan Kelestarian Lingkungan Pengabdian Masyarakat Pererat Hubungan Harmonis Kebersamaan Tanggung Jawab Sosial
Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 144 Ballpress Ilegal Senilai Rp 432 Juta di Tol Sergai
Satlantas Polres Toba Berikan Himbauan Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Pengemudi Angkot
Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara
Melalui Kerja Bakti, Rutan Kls I Labuhan Deli Bangun Kesiapsiagaan Lingkungan Menghadapi Musim Penghujan.
Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan
PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan
Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Kalapas Tegaskan Wujud Kepedulian Kebersihan Kelestarian Lingkungan Pengabdian Masyarakat Pererat Hubungan Harmonis Kebersamaan Tanggung Jawab Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 144 Ballpress Ilegal Senilai Rp 432 Juta di Tol Sergai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satlantas Polres Toba Berikan Himbauan Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Pengemudi Angkot

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Melalui Kerja Bakti, Rutan Kls I Labuhan Deli Bangun Kesiapsiagaan Lingkungan Menghadapi Musim Penghujan.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:38 WIB

PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Berita Terbaru