TLii|Aceh|ACEH UTARA – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Aceh Utara. Siswi SMAN 1 Dewantara, Cut Alisa Zahira, resmi dipercaya mewakili Kabupaten Aceh Utara pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Aceh Utara mampu tampil kompetitif, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas. Senin (29 /06/2026)
Berdasarkan data resmi Dinas Perhubungan Aceh, Cut Alisa Zahira masuk dalam jajaran 23 pelajar terbaik dari jenjang SMA, SMK, dan MA se-Aceh yang berhak mengikuti seleksi tingkat provinsi. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Aceh Utara sekaligus mempertegas kualitas generasi muda daerah yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih Cut Alisa Zahira menjadi bukti bahwa pelajar Aceh Utara memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan berprestasi.
“Kami sangat bangga atas lolosnya ananda Cut Alisa Zahira ke tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi bagi pelajar lain di Aceh Utara untuk terus berprestasi, aktif dalam kegiatan positif, sekaligus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Semoga mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Aceh Utara,” ujarnya.

Rasa bangga yang sama juga disampaikan Kepala SMAN 1 Dewantara, Mustafa. Ia menilai keberhasilan siswinya merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, dan pembinaan yang selama ini dilakukan sekolah dalam membentuk peserta didik yang berprestasi sekaligus berkarakter.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga besar SMAN 1 Dewantara.
Kami berharap Cut Alisa Zahira dapat tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaiknya, serta menjadi teladan bagi pelajar lainnya dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas. Sekolah akan terus mendukung lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah,” kata Mustafa.
Nama Mustafa sendiri tercatat sebagai Kepala SMAN 1 Dewantara berdasarkan data satuan pendidikan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga keberhasilan ini semakin mengukuhkan komitmen sekolah dalam melahirkan siswa-siswi yang mampu berkompetisi di berbagai bidang.
Ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ 2026 yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Aceh bukan sekadar kompetisi untuk memilih peserta terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda agar memiliki kesadaran hukum, disiplin, etika berlalu lintas, serta kemampuan menjadi duta keselamatan yang mampu mengedukasi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kini, harapan masyarakat Aceh Utara tertuju kepada Cut Alisa Zahira agar mampu memberikan penampilan terbaik di tingkat provinsi. Jika berhasil meraih prestasi, bukan hanya nama pribadi dan sekolah yang akan terangkat, tetapi juga membawa harum nama Aceh Utara sebagai daerah yang terus melahirkan generasi muda berprestasi, berintegritas, dan siap menjadi pelopor perubahan bagi masa depan.























