Kapolres Langsa AKBP Hyrowo saat meninjau salah satu titik Bantuan Renovasi Sumur Bor, (Foto : Istimewa).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI
Kota Langsa – Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., meninjau langsung penerimaan bantuan renovasi pembuatan sumur bor di sejumlah fasilitas pendidikan keagamaan sebagai bagian dari Program Sosial Polri bersama Ketua Umum Bhayangkari, Rabu (5/8/2026).
Peninjauan yang dimulai pukul 13.45 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan penyediaan air bersih dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya setelah Kota Langsa terdampak banjir hidrometeorologi yang sempat mengganggu akses terhadap sumber air bersih.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kapolsek Langsa AKP Mulyadi, S.E., M.H., Wakapolsek Langsa Ipda Ridwan, Kanit Binmas Polsek Langsa Ipda Juliardi, Bhabinkamtibmas Gampong Teungoh Aipda Rahmat Hidayat, Geuchik Gampong Teungoh Syarifuddin, S.Sos.I., beserta perangkat gampong. Turut hadir Pimpinan Dayah Darul Fatah Tgk. Zakaria Ahmad dan Pimpinan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah Tgk. Wardan.
Kapolres meninjau dua lokasi penerima bantuan, yakni Dayah Darul Fatah di Gampong Teungoh dan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah. Kedua lembaga tersebut menjadi bagian dari program penyediaan fasilitas air bersih yang diharapkan mampu mendukung aktivitas belajar mengajar, kebutuhan para santri, serta masyarakat di sekitarnya.
Program renovasi sumur bor ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Selain mendukung pemulihan pascabencana, bantuan tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di fasilitas umum yang selama ini masih mengalami keterbatasan.
Kapolres Langsa menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga terus hadir melalui berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat nyata.
“Dengan tersedianya fasilitas air bersih, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga,”ujar AKBP Hyrowo.
Program tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat serta pengelola lembaga pendidikan keagamaan. Mereka menilai bantuan sumur bor menjadi solusi nyata dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama setelah banjir yang berdampak pada sumber air masyarakat.
Berdasarkan data yang disampaikan, di wilayah Kecamatan Langsa Kota yang berada dalam hukum Polsek Langsa terdapat delapan titik bantuan renovasi sumur bor. Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah hukum Polres Langsa, program tersebut mencakup 40 titik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Langsa.
Melalui program ini, Polres Langsa berharap keberadaan sumur bor dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung aktivitas pendidikan di dayah dan balai pengajian, serta semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.





























