TLii | KAKANWIL DITJEN IMIGRASI SUMUT
22/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara terus memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung ketahanan dan keamanan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Rabu (19/8/2026).

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, S.H., M.H., menerima langsung rombongan Kemhan RI yang dipimpin Ketua Tim Brigjen TNI Efran Gunawan, S.Sos., M.I.P., selaku Kapus Analisis Intelhan BIK Kemhan. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman keamanan nasional.

Dalam audiensi, kedua pihak membahas pentingnya pertukaran serta pemanfaatan informasi keimigrasian sebagai bagian dari sistem deteksi dini. Informasi terkait perlintasan, keberadaan, dan aktivitas orang asing dinilai memiliki nilai strategis yang dapat dimanfaatkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi untuk mengantisipasi potensi kejahatan transnasional, infiltrasi, maupun gangguan terhadap stabilitas nasional.

Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, menegaskan bahwa penguatan ketahanan nasional membutuhkan kolaborasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi pengawasan dapat dibangun melalui berbagai lini, mulai dari tingkat operasional melalui Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), tingkat masyarakat melalui Desa Binaan Imigrasi dan Pimpasa, hingga koordinasi strategis dengan instansi di bidang intelijen dan pertahanan.
“Sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan yang berlapis. Sumatera Utara memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu wilayah dengan jalur perlintasan internasional serta berhadapan langsung dengan kawasan Selat Malaka,” ujar Parlindungan.
Melalui audiensi tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara bersama Kemhan RI juga mendorong penguatan interoperabilitas intelijen dan sistem peringatan dini (early warning system) dengan tetap mengedepankan keamanan informasi serta perlindungan data.
Kolaborasi yang semakin kuat diharapkan mampu mempercepat proses deteksi dan respons terhadap potensi ancaman, sekaligus memperkokoh jaring pertahanan negara. Dengan sinergi yang terintegrasi, pengawasan lalu lintas orang lintas negara diharapkan dapat semakin optimal dalam mendukung terwujudnya kedaulatan, keamanan, dan stabilitas nasional, Pungkasnya.
(***)





























