TLii | SUMUT | LAPAS KLS IIB SINGkAWANG
24/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung, 24 Agustus 2026 Langkah preventif dalam menghadapi potensi bencana kebakaran terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung. Senin (24/08/2026), Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, bersama jajaran melakukan kunjungan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong guna memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mitigasi bencana kebakaran.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi, beserta jajaran. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-278.UM.01.01 Tahun 2026 tentang Mitigasi Bencana Kebakaran pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Melalui arahan tersebut, setiap UPT Pemasyarakatan didorong untuk meningkatkan langkah pencegahan, deteksi dini, kesiapsiagaan, koordinasi lintas instansi, hingga pelaporan kegiatan mitigasi secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan, Rutan Tanjung dan BPBD Kabupaten Tabalong membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Pembahasan meliputi identifikasi potensi dan titik rawan kebakaran, pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran, kesiapan jalur evakuasi dan titik kumpul, serta mekanisme penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi risiko kebakaran. Terlebih, lingkungan pemasyarakatan memiliki karakteristik khusus yang membutuhkan kesiapan personel dan koordinasi yang matang.
“Keselamatan warga binaan dan petugas merupakan prioritas.
Karena itu, mitigasi kebakaran harus dipersiapkan sejak dini, mulai dari pencegahan, deteksi dini, kesiapan personel, hingga prosedur evakuasi. Koordinasi dengan BPBD menjadi bagian penting agar ketika terjadi keadaan darurat, seluruh pihak dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Selain aspek teknis, koordinasi juga membahas peningkatan kapasitas petugas dalam menghadapi situasi darurat. Pemahaman mengenai tindakan awal saat terjadi kebakaran, penggunaan alat pemadam api, prosedur evakuasi, hingga langkah pengamanan warga binaan menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat.
Kepala BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi, menyambut baik langkah Rutan Tanjung membangun koordinasi sejak tahap pencegahan. Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu dibangun secara bersama dan tidak hanya dilakukan ketika keadaan darurat telah terjadi.
“Mitigasi merupakan tanggung jawab bersama. Koordinasi sejak awal seperti ini sangat penting agar masing-masing pihak memahami peran dan langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat. Kami siap mendukung upaya Rutan Tanjung dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas menghadapi potensi bencana kebakaran,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, Rutan Kelas IIB Tanjung dan BPBD Kabupaten Tabalong berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan, edukasi, serta penguatan kapasitas petugas guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tanggap, dan mengutamakan keselamatan warga binaan maupun petugas.
Kegiatan kunjungan dan koordinasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, Ungkapnya.
(***)





























