Milad 800 Samudera Pasai, Ayah Wa Gerakkan Penghijauan dan Berbagi dengan 800 Anak Yatim

RAMAZANI

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|ACEH UTARA – Delapan abad perjalanan Samudera Pasai diperingati Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan aksi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ayah Wa, menggelar penanaman 800 pohon sekaligus memberikan santunan kepada 800 anak yatim.

 

Aksi tersebut berlangsung Jumat (11/9/2026) di kawasan Kompleks Makam Sultanah Nahrasiyah, Kecamatan Samudera. Lokasi bersejarah itu dipilih sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-800 Samudera Pasai yang tengah digelar di Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bagi pemerintah daerah, peringatan 800 tahun bukan sekadar mengenang masa kejayaan sebuah kerajaan Islam yang pernah menjadi pusat perdagangan dan peradaban. Momentum tersebut juga diarahkan untuk melahirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus meninggalkan pesan bagi generasi berikutnya.

 

Sebanyak 800 bibit pohon menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang dicanangkan Ayah Wa. Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di kawasan makam, sementara bibit lainnya diarahkan untuk penghijauan di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan penambahan vegetasi.

 

Langkah itu diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap keberlangsungan alam dan upaya mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

 

Di tengah suasana peringatan sejarah tersebut, perhatian juga diarahkan kepada anak-anak yatim. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan santunan kepada 800 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah kecamatan.

 

Ayah Wa menegaskan bahwa usia 800 tahun Samudera Pasai harus dimaknai lebih jauh daripada sekadar perayaan.

 

“Delapan ratus tahun adalah perjalanan sejarah yang sangat panjang bagi Samudera Pasai. Melalui penanaman 800 pohon, kita menanam kebaikan untuk masa depan lingkungan dan anak cucu kita. Sementara santunan bagi 800 anak yatim merupakan komitmen kita untuk berbagi keberkahan dan menjaga kepedulian sosial,” ujar Ayah Wa.

 

Pemilihan makam Sultanah Nahrasiyah juga memiliki makna tersendiri. Situs tersebut menjadi salah satu bukti penting keberadaan peradaban Samudera Pasai. Batu nisan Sultanah Nahrasiyah dengan ornamen kaligrafi Arab menjadi peninggalan yang hingga kini terus dikaitkan dengan jejak sejarah Islam di kawasan tersebut.

 

Dari tempat yang menyimpan jejak masa lalu itu, pesan yang dibawa dalam peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai diarahkan pada masa depan. Sejarah tidak hanya dipelajari dan diceritakan, tetapi juga dijadikan pijakan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.

 

Kegiatan penghijauan dan santunan tersebut turut mendapat perhatian masyarakat yang hadir dalam rangkaian peringatan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap semangat delapan abad Samudera Pasai dapat memperkuat kesadaran warga untuk menjaga warisan sejarah, merawat alam, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

 

Delapan abad Samudera Pasai pun tidak berhenti sebagai angka dalam catatan sejarah. Dari kawasan makam Sultanah Nahrasiyah, peringatan itu diterjemahkan melalui dua pesan sederhana: menanam untuk masa depan dan berbagi untuk sesama.

Berita Terkait

Polres Asahan Ungkap 5 Kilogram Lebih Sabu dan 285 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan
Cegah Tawuran dan Geng Motor, KRYD Polres Asahan Amankan Lima Remaja Beserta Sejumlah Sajam
Kedeputian I KSP RI Tinjau Langsung Program Pembinaan dan Keamanan di Lapas Perempuan Medan
Kementerian UMKM Apresiasi Diklat Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Langsa, Jadi Acuan Pilot Project
Bikin Geger! Warga Temukan Batu hingga Kutu dalam Beras Bantuan, Bulog Langsa Bergerak Cepat
Panen Timun dan Kacang Panjang, Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Pemuda Langkat, Dukung Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat
Gercep Tangani Banjir, Pemko Langsa Bantu Warga dan Tinjau Aliran Sungai

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:33 WIB

Waspada ISPA di Tengah Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Lapas Narkotika Samarinda Berikan Edukasi Kesehatan kepada WBP

Selasa, 8 September 2026 - 20:22 WIB

Bekali WBP dengan Keterampilan, Lapas Narkotika Samarinda Buka Pelatihan Kemandirian Barbershop

Minggu, 6 September 2026 - 08:56 WIB

Perkuat Komunikasi, Kalapas Narkotika Samarinda Berikan Pengarahan kepada WBP

Kamis, 3 September 2026 - 22:52 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Tausiyah dan Doa Bersama

Kamis, 3 September 2026 - 22:43 WIB

Perkuat Profesionalisme, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Pembina Pemasyarakatan

Selasa, 1 September 2026 - 20:27 WIB

Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Berita Terbaru