TLii | Aceh | ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Samudera Pasai di Aceh Utara tidak hanya menyuguhkan panggung hiburan dan rangkaian seremoni. Di tengah kawasan perhelatan, Stan Kecamatan Tanah Luas tampil membawa suasana khas daerah melalui dekorasi bernuansa adat serta beragam sajian yang mengundang perhatian pengunjung.( Sabtu/12/2026).
Dari kejauhan, identitas Kecamatan Tanah Luas terpampang jelas pada bagian depan anjungan. Balutan kain hijau, ornamen bernuansa tradisional, serta hiasan khas Aceh membuat ruang pamer tersebut memiliki karakter tersendiri di antara deretan stan peserta.
Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan aneka makanan dan minuman yang disiapkan untuk memeriahkan kegiatan. Salah satu papan informasi di stan turut menampilkan sajian berbahan burung walet, memperlihatkan potensi pangan dan produk yang berkembang di wilayah tersebut.
Bagi Kecamatan Tanah Luas, kehadiran stan bukan sekadar mengisi ruang pamer dalam agenda besar tersebut. Anjungan menjadi sarana memperkenalkan potensi lokal sekaligus menghadirkan gambaran kehidupan masyarakat kepada warga yang datang dari berbagai penjuru Aceh Utara.
Semangat pelestarian budaya juga terasa melalui tata ruang yang memadukan unsur tradisional dengan tampilan pameran yang lebih modern. Perpaduan itu menjadikan stan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyajikan produk, tetapi juga sebagai bagian dari cerita besar tentang daerah yang ikut menjaga warisan budaya Aceh.
Milad ke-800 Samudera Pasai sendiri menjadi momentum penting bagi Aceh Utara untuk kembali menengok akar sejarah sekaligus memperlihatkan kekayaan daerah masa kini. Kehadiran Stan Kecamatan Tanah Luas ikut memberi warna pada perhelatan tersebut: sejarah dirayakan, tradisi dipertahankan, sementara potensi lokal diperkenalkan kepada masyarakat luas.


































