Kapolresta Deli Serdang Polda Sumut Berpangkat Kombes Diduga Tak Bernyali Tangkap Mafia Galian Pasir di Wilkumnya.

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 29 Maret 2024 - 21:15 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Deli Serdang Polda Sumut Berpangkat Kombes Diduga Tak Bernyali Tangkap Mafia Galian Pasir di Wilkumnya.

TLii | SUMUT | DELI SERDANG | Semakin tinggi pangkat seorang polisi biasanya akan semakin di segani oleh para mafia yang menjalankan bisnis haramnya, Namun hal tersebut tidak terjadi di wilayah hukum Polresta Deli Serdang, Meski berpangkat Kombes Kapolresta Deli Serdang diduga tak bernyali tangkap mafia galian C diduga ilegal di wilayah hukumnya.

Pasalnya penambangan pasir diduga ilegal ada sekitar 6 titik di aliran Sungai Ular Desa Baru Titi Besi Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang terus berlanjut. Lancarnya kegiatan tersebut diduga melibatkan oknum berambut cepak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya di Desa Baru Titi Besi,ada dua lokasi lagi di Kecamatan Galang yaitu di Desa Paku dan Desa Bandar Kuala, mereka saat ini sangat mulus menjalankan galian pertambangan pasir diduga ilegal.

Menurut keterangan warga berinisial A di sana, penambangan pasir diduga ilegal itu sudah berlangsung lama dan tidak pernah ditindak ataupun ditertibkan dengan serius.

Ratusan kubik pasir disedot setiap hari dari dalam sungai lalu dijual menggunakan truk. “Untuk ukuran truk colt diesel dijual Rp.220.000. Sedang dump truk Fuso Rp.700.000.”ujar warga, Jum’at (29/3/2024)

Penambangan pasir diduga tanpa dokumen (ilegal) di kawasan Desa Titi Besi hingga Desa Paku dan Desa Bandar Kuala Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang berlangsung terang-terangan.

Lokasinya berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera menghubungkan antara Kecamatan Galang kabupaten Deli Serdang dengan Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Serdang Bedagai (Jembatan Titi Besi) dan Desa Paku yang berbatasan dengan Desa Lembah Sari yang juga perbatasan antar kabupaten tersebut. akibat penambangan tersebut dikhawatirkan jembatan bakalan ambruk.

Padahal sudah dijelaskan dalam undang undang pada Pasal 158 pada UU nomor 3 tahun 2020 di sebutkan, bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi bisa dipidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp.100 miliar.

Bila galian C ilegal tanpa ada izin di hasilkan ilegal , sesuai dengan Pasal 480 KUHP, Barang siapa yang beli atau disewa dari hasil kejahatan itu dapat dipidana kan .

Mengacu pada pasal 480 KUHP , Ancaman bagi penadah 4 tahun kurungan penjara .

Aktivitas galian C tambang pasir di Bantaran Sungai Ular masih terus beroperasi dan seolah – olah tidak takut dan mungkin para mafia telah di bekingi oleh orang – orang tertentu diduga kebal hukum.

Sedangkan disamping jalan benteng bantaran sungai ular, sudah tertera ada Plang yang bertulisan ” Tanah Negara

DiLarang Memanfaatkan tanpa izin

Ancaman Pidana, Pasal 167(1)KUHP di hukum 9 bulan penjara, Pasal 389 KUHP di hukum 2 tahun 8 bulan penjara. Pasal 551 KUHP di hukum denda.

Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai wilayah Sungai Sumatera Utara II.

Kombes Pol Raphael Sandhy Priambodo Meski berpangkat Kombes, Kapolresta Deli Serdang Diduga tidak bernyali tangkap mafia galian tambang pasir, Meski telah berulang kali di konfirmasi dan dikirim pemberitaan mengenai aktivitas galian pasir tersebut, Kapolresta pun enggan menjawab.

Tidak adanya tindakan Kapolresta Deli Serdang atas tindakan melawan hukum di wilayah hukumnya, warga pun berharap Kapolda Sumatera Utara segera turun tangan untuk menertibkan tambang pasir diduga ilegal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan ke Meja Redaksi, Belum ada jawaban dari Kapolres Deli Serdang, Tim sudah melakukan konfirmasi melalui WA, namun WA kami tidak di Tanggapi.

Reporter : W.Ardiansyah / TEAM WARAS

Berita Terkait

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan
Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan
Kajari Belawan Terima Kunjungan Dandenpom I/5 Medan, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Sopir Truk dan Pengguna Jalan
PT Musim Mas Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.
PTPN I Regional 1 Dorong Budaya Kerja 3ON3 Melalui Aksi Nyata dan Inovasi
Jajaran Dan Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura
Kanwil Ditjenpas Sumut dan Bapas Medan Sosialisasikan Pembentukan Kelayan Binter di Kabupaten Langkat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Sosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026, Bagikan Brosur dan Tempel Stiker Imbauan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Kajari Belawan Terima Kunjungan Dandenpom I/5 Medan, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Sopir Truk dan Pengguna Jalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:33 WIB

PT Musim Mas Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Jajaran Dan Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut dan Bapas Medan Sosialisasikan Pembentukan Kelayan Binter di Kabupaten Langkat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Bangun Kebersamaan, Tumbuhkan Profesionalitas, Kalapas Perempuan Medan Beri Pengarahan kepada Peserta MagangHub Kemnaker 2026

Berita Terbaru