Armia Pahmi, Purnawirawan Irjen Polri Maju di Pilkada Aceh Tamiang: Bawa Visi Pembangunan Berkelanjutan

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 27 Oktober 2024 - 19:49 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | ACEH TAMIANG – Drs. Armia Pahmi, mantan perwira tinggi Polri dengan pangkat terakhir Irjen, kini resmi maju sebagai Calon Bupati Aceh Tamiang, berpasangan dengan Ismail sebagai calon wakilnya.

Langkah Armia Pahmi dalam kontestasi Pilkada ini cukup mengejutkan publik, mengingat jarang seorang purnawirawan Polri memutuskan terjun ke politik praktis di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Armia Pahmi, yang lahir pada 12 Oktober 1966 dan merupakan putra asli Aceh Tamiang, memilih jalur politik sebagai wujud nyata dari cita-citanya membangun kampung halaman. Dalam pencalonannya, ia didukung oleh sejumlah partai politik yang melihat pengalaman dan kepemimpinannya sebagai nilai tambah untuk membawa perubahan bagi daerah yang dikenal sebagai Bumi Muda Sedia tersebut.

Salah satu misi besar Armia Pahmi-Ismail adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Aceh Tamiang. “Kita ingin membangun Aceh Tamiang dengan pendekatan berkelanjutan, yang dimulai dari peningkatan kualitas SDM hingga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Armia Pahmi dalam salah satu kesempatan kampanyenya.

Berbekal pengalamannya di Korps Bhayangkara dan latar belakang pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) angkatan 1990, Armia Pahmi yakin dapat membawa dampak positif dalam birokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah. Pihaknya menyatakan, misi mereka sejalan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tamiang melalui program-program unggulan yang fokus pada pembangunan manusia dan ekonomi.

Beberapa program utama yang diusung Armia Pahmi-Ismail meliputi:

1. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan standar hidup masyarakat.

2. Peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH): Melalui perbaikan fasilitas kesehatan dan program-program yang menurunkan angka kematian ibu dan anak.

3. Penurunan Prevalensi Stunting dan Angka Kematian Ibu: Dengan program kesehatan efektif yang menyasar balita serta ibu hamil.

4. Peningkatan Kualitas Keluarga: Membentuk lingkungan keluarga yang sehat dan produktif sebagai landasan masyarakat yang maju.

5. Mengurangi Ketimpangan Gender (IKG): Menciptakan kesetaraan kesempatan bagi perempuan dan laki-laki dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Menurut Armia, pencalonannya tidak hanya sekadar ambisi politik, melainkan panggilan untuk membangun tanah kelahiran dengan lebih baik. “Kami ingin Aceh Tamiang menjadi kabupaten yang maju, mandiri, dan sejahtera, dan itu bisa dicapai jika seluruh masyarakat ikut bersama dalam perjalanan ini,” tambahnya.

Langkah Armia Pahmi dan Ismail ini disambut baik oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Aceh Tamiang yang menilai bahwa kombinasi pengalaman, integritas, dan misi jelas keduanya bisa menjadi awal dari era baru di pemerintahan Tamiang.

Sejumlah partai politik yang mengusung Armia Pahmi dan Ismail dalam Pilkada Aceh Tamiang menyatakan optimisme mereka terhadap visi transformasi yang diusung. Menurut mereka, Armia bukan hanya kandidat dengan pengalaman birokrasi dan keamanan yang solid, tetapi juga sosok dengan tekad kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang.

“Armia Pahmi bukan sekadar membawa nama besar dari kepolisian, tetapi juga membawa cita-cita nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang. Kami percaya, di bawah kepemimpinannya, birokrasi akan lebih transparan, responsif, dan pro-rakyat,” ujar salah seorang perwakilan partai pendukungnya.

Dukungan serupa juga datang dari masyarakat yang menyambut visi Armia-Ismail, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas SDM. Pendekatan ini dipandang relevan dan sangat dibutuhkan bagi pembangunan daerah, di mana kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan melalui pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang memadai, dan lingkungan keluarga yang produktif.

Sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas SDM, pasangan ini juga menyampaikan komitmen untuk memprioritaskan pendidikan vokasi dan keterampilan bagi generasi muda Aceh Tamiang. Selain itu, kesehatan menjadi pilar penting, termasuk upaya mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan ibu-anak melalui program yang terfokus dan merata. Ini, menurut mereka, menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi yang sehat, terdidik, dan berdaya saing tinggi.

Di samping itu, Armia Pahmi dan Ismail menegaskan pentingnya kesetaraan gender sebagai salah satu langkah maju bagi masyarakat Aceh Tamiang. Mereka berkomitmen menciptakan kebijakan yang mendorong perempuan untuk lebih berperan dalam pembangunan ekonomi dan sosial, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang inklusif.

Pasangan ini terus menggelar berbagai pertemuan dengan warga di Aceh Tamiang untuk menyosialisasikan visi mereka. Kehadiran Armia Pahmi, dengan pengalaman di Polri dan keahlian di bidang sumber daya manusia, dinilai menjadi titik cerah bagi masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di daerahnya. Program-program prioritas yang mereka tawarkan juga mendapat antusiasme dari berbagai elemen, mulai dari masyarakat pedesaan hingga kalangan profesional.

Pilkada Aceh Tamiang kali ini diperkirakan akan menjadi ajang kompetisi yang menarik. Dengan dukungan luas dari berbagai kalangan, Armia Pahmi dan Ismail optimistis bahwa masyarakat Aceh Tamiang akan memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin daerah tersebut ke arah yang lebih baik.

Melalui visi dan program yang komprehensif, pasangan Armia Pahmi-Ismail mengharapkan agar Aceh Tamiang mampu bersaing dengan kabupaten lain di Aceh, sekaligus memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Aceh secara keseluruhan.

(Reporter : Joko Ansari SH)

Berita Terkait

Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA
282 Kasur Digelontorkan, Dinsos Lhokseumawe Perkuat Kesejahteraan Panti Asuhan
Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA
Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 
Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026
Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu
Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja
BNNP Aceh–FISIP UIN Tanda Tangan MoA: Integrasi Ilmu dan Aksi Lawan Narkoba di Aceh

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:20 WIB

Dukung Hak Identitas, WBP Lapas Tebing Tinggi Jalani Perekaman KTP Elektronik.

Selasa, 28 April 2026 - 21:24 WIB

Sidang TPP Bapas Medan Bahas 21 Klien, Mayoritas Disetujui Lanjut Proses Integrasi

Selasa, 28 April 2026 - 21:17 WIB

Pengajian Rutin Bapas Kelas I Medan Perkuat Keimanan dan Profesionalisme Pegawai

Selasa, 28 April 2026 - 21:07 WIB

Pengajian Rutin, Bapas Kelas I Medan Perkuat Keimanan dan Integritas Pegawai

Selasa, 28 April 2026 - 21:07 WIB

Humas PNL Nahkodai Forum Humas PT Aceh, Muhammad Hatta Terpilih Ketua FHPTA

Selasa, 28 April 2026 - 20:55 WIB

Anak Bukan Taruhan, Bunda PAUD Lhokseumawe Warning Keras Pengelola TPA

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Pemko Lhokseumawe Gelar Diseminasi, Tahapan Pemilihan Keuchik Serentak 

Selasa, 28 April 2026 - 20:36 WIB

Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026

Berita Terbaru